BUSINESS HITS: Bisnis Broker Pasar Modal Terancam dengan Keberadaan Fintech

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Selasa 19 Desember 2017 03:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 18 278 1832277 business-hits-bisnis-broker-pasar-modal-terancam-dengan-keberadaan-fintech-KFyT2QvqHT.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

BALI – Bisnis broker di pasar modal terkena dampak plus minus dari pesatnya perkembangan layanan digital saat ini. Layanan keuangan digital atau financial technology (FinTech) diketahui mulai menggantikan peranan industri perantara perdagangan efek. Hal ini dikarenakan dengan adanya layanan tersebut investor bisa melakukan transaksi langsung ke BEI.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Jhon CP Tambunan mengakui kehadiran bisnis keuangan digital berpotensi mengambil peran pialang konvensional dan fungsi anggota bursa (AB) sebagai perantara perdagangan efek.

Jhon juga mengatakan, bisa saja seseorang mengembangkan sistem yang dapat menyambungkan sistem teknologi perdagangan Bursa dengan investor dan mengajukan izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator pasar modal. Menurutnya, kekhawatiran tersebut tidak berlebihan karena fungsi AB sebagai perantara perdagangan efek mulai terkikis oleh perkembangan industri keuangan telah terjadi. Misalnya, fungsi pialang telah banyak berkurang dengan adanya robot trading.

Baca selengkapnya: Fintech Mengancam Bisnis Broker Pasar Modal

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini