nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Ayam dan Telur Naik, Mendag: Lonjakannya Tidak Besar

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 18 Desember 2017 17:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 18 320 1832243 harga-ayam-dan-telur-naik-mendag-lonjakannya-tidak-besar-18m0LuODIW.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) mengaku tidak takut dengan kenaikan harga ayam dan telur yang terjadi beberapa waktu ini. Pasalnya lonjakan harga yang terjadi tidak drastis.

Asal diketahui, menjelang hari Natal dan Tahun Baru 2018 harga komoditas mulai merangkak naik. Seperti telur naik hingga Rp23.000 per kilogram (kg) dan ayam Rp33.000 per kg.

"Sebenarnya kalau ditanya ayam dan telur tidak terlalu takut karena tidak tidak terlau lonjakan besar," ujarnya di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Senin (18/12/2017).

Meski demikian, lanjut Enggar, kenaikan harga utamanya telur cukup membingungkan. Di mana harga naik dalam jumlah serapan tidak sebesar di waktu Lebaran, tetapi untuk kenaikan harganya justru sama.

"Kita evaluasi itu karena suplainya yang berkurang. Ada beberapa peternak kena sakit dan kemudian saya tidak tahu tapi ada penjelasan kenapa produksi telur berkurang. Baisanya kan ayam tidak bisa ditahan-tahan untuk bertelur, tetapi suplai bekrurang saja beberap waktu," ujarnya.

Dia mengatakan, untuk masalah harga telur ke depan akan kembali normal. Pasalnya, jumlah ayam petelur ternyata tidak ada kekurangan apapun.

"Ini keseimbangan harus dicapai, berbeda dengan komoditi lain karena menyangkut peternak besar berapa harga berapa keuntungan dan berapa kerugian, maka kita mengatur dengan sangat hati-hati," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini