Image

Investor Ragu Akan UU Pajak Amerika, Dolar AS Kembali Melemah

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 19 Desember 2017, 08:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 19 278 1832551 investor-ragu-akan-uu-pajak-amerika-dolar-as-kembali-melemah-6QIjzNsjC8.jpg Ilustrasi Dolar AS. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama, karena kekhawatiran program perombakan pajak Amerika tidak akan memberi dampak besar pada pertumbuhan ekonomi. Padahal, UU tersebut selangkah lebih dekat untuk diresmikan akhir pekan ini.

Dolar AS sempat menguat, setelah anggota Partai Republik di komite perunding Senat DPR memberikan sentuhan akhir, pada perombakan pajak menyeluruh yang melibatkan pemotongan pajak besar pada perusahaan-perusahaan.

Tapi, ketidakpastian bahwa RUU tersebut memang akan mendorong laju ekonomi dibarengi dengan keraguan bahwa efek pro-pertumbuhan akan terjadi setelah reformasi perpajakan.

Permintaan akhir tahun untuk dolar AS telah membantu mendorong greenback lebih tinggi terhadap euro dalam beberapa sesi terakhir. Meskipun, beberapa analis percaya dolar AS kan kembali mengalami kenaikan.

Analis memperkirakan pajak perusahaan yang lebih rendah untuk meningkatkan pertumbuhan AS sekira 0,5% tahun depan, yang berpotensi mengangkat laju kenaikan suku bunga dari dua kali menjadi tiga kali.

Terhadap sekeranjang mata uang utama, dolar turun 0,2% menjadi 93,702. Euro mendapat keuntungan dari pelemahan dolar, naik 0,3% menjadi $ 1,1781. Dolar 0,1% lebih rendah terhadap yen di 112,54 yen menyusul kenaikan Jumat 0,2%.

Greenback juga gagal mendapatkan dukungan dari kenaikan hasil US Treasury. Yield benchmark 10 tahun telah dibatasi pada kisaran 2,34% menjadi 2,42% selama sepekan terakhir.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini