nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menanti RUU Pajak, Wall Street Ditutup Melemah

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 20 Desember 2017 07:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 20 278 1833148 menanti-ruu-pajak-wall-street-ditutup-melemah-vKGE7ZWULy.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

NEW YORKWall Street berakhir melemah pada perdagangan Selasa 19 Desember 2017. Investor di bursa saham AS terus memantau reformasi perpajakan di negara tersebut.

Melansir Reuters (20/12/2017),  Dow Jones Industrial Average turun 37,45 poin atau 0,15% menjadi 24.754,75. Indeks S&P 500 kehilangan 8,69 poin atau 0,32% menjadi 2.681,47 dan Nasdaq Composite turun 30,91 poin atau 0,44% menjadi 6.963,85.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Menguat, 3 Indeks Cetak Rekor

Investor mengamati rencana perubahan UU perpajakan AS yang diprediksi mempengaruhi kebijakan moneter termasuk besaran suku bunga. Dewan Perwakilan Rakyat AS pada awalnya mengeluarkan undang-undang pajak pada pemilihan siang hari, namun RUU tersebut memasukkan ketentuan yang tidak sesuai dengan peraturan Senat.

Senat diharapkan memberikan suara malam ini mengenai versi revisi undang-undang tersebut, dengan ketentuan yang menyinggung. Jika Senat menyetujui RUU tersebut, seperti yang diharapkan, Dewan Perwakilan Rakyat akan memberikan suara lagi pada hari Rabu.  

Baca Juga: Jelang Rilis UU Pajak AS, Indeks Wall Street Menguat

"Tarif pajak yang telah kami nilai, investor bisa melakukan aksi ambil untung dengan sentimen pajak dan suku bunga," kata Kepala Investasi di BMO Privae Bank Jack Ablin.

RUU tersebut, antara lain mengusulkan pengurangan tarif pajak perusahaan menjadi 21% dari 35%, di mana taruhan investor akan mendongkrak keuntungan sambil memicu buyback saham dan pembayaran dividen yang lebih tinggi.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Menyentuh Rekor Baru

Volume pada bursa AS adalah 6,6 miliar saham, di bawah rata-rata 6,8 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini