nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peringkat Diturunkan Nomura Instinet, Saham Apple Turun 1,1%

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 20 Desember 2017 09:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 20 278 1833191 peringkat-diturunkan-nomura-instinet-saham-apple-turun-1-1-Tow9IU1l0m.jpg Ilustrasi Apple. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Manajer investasi Nomura Instinet peringkat saham Apple menjadi netral dari buy. Nomura melihat valuasi perusahaan terlalu tinggi, jika dibandingkan dengan peredaran iPhone X.

"Kami berpendapat bahwa keuntungan saham untuk supercycle iPhone X berada di akhir babak. Kami percaya pertumbuhan unit, dan juga pertumbuhan ASP (Average Selling Price) sudah diantisipasi dengan baik oleh konsensus dan secara keseluruhan," jelas analis Nomura Jeffrey Kvaal seperti dilansir dari CNBC.

Saham Apple turun 1,1% pada penutupan perdagangan Selasa setelah laporan tersebut. Apple menjadi salah satu saham berkapasitas besar yang memiliki kinerja terbaik tahun ini, saham Apple telah naik 52%, lebih tinggi ketimbang kenaikan indeks S&P 500 sebesar 20%.

Kvaal mencatat bahwa Apple melakukan trading pada valuasi 15 kali. Dia mengatakan, selama siklus iPhone 6, pendapatan perusahaan naik hingga 15 kali pendapatan dan kemudian turun menjadi 9 kali.

Analis juga mencatat bahwa saham pembuat smartphone tersebut turun dari 13 kali pendapatan menjadi 8 kali pendapatan pada siklus iPhone 5. Analis pun menurunkan target harga saham Apple menjadi USD175 dari USD185, turun 1% pada penutupan kemarin.

"Apple tentu bukan perusahaan yang sama seperti lima atau bahkan tiga tahun yang lalu. Pertumbuhan bisnis layanannya tetap diperhitungkan meski bukan satu-satunya perhitungan," tulisnya.

"Kami percaya bahwa perbaikan Apple lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya, meski secara pendapatan sama. Tapi kami melihat ini tidak cukup, baik secara individu maupun agregat, untuk mencapai pertumbuhan historis," tambah dia.

Apple adalah salah satu saham paling populer di Wall Street dan Main Street dan jarang mendapat opini negatif dari Manajer Investasi. Terakhir kali saham diturunkan adalah Mizuho Securities pada 11 Juni.

Meski demikian, saham Apple terus mengalami kenaikan hingga 18% sejak saat itu. Dari 38 analis yang mencover pergerakan saham Apple, 31 merokendasikan untuk buy. Sementara sisanya memberikan rating hold, termasuk Nomura Instinet.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini