Image

Liburan Bikin Kantong Bolong? Begini Tips Menghindarinya

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Kamis 21 Desember 2017, 06:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 20 320 1833543 liburan-bikin-kantong-bolong-begini-tips-menghindarinya-h5gCgCxlYL.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Liburan akhir tahun sangat identik dengan membuat kantong kita jadi bolong. Namun, hal ini tergantung dari diri kita sendiri, bagaimana cara kita mengatur keuangan lebih baik.

Pengamat Keuangan Eko Endarto mengatakan, jika tidak ingin kantong bolong saat liburan, sesuaikan budget yang kita miliki, bukan untuk membeli keinginan pribadi. “Contohnya, saat liburan, yang kita pikirkan oleh-oleh apa yang ingin kita bawa pulang, padahal itu kan tidak perlu,” ujarnya kepada Okezone.

Selain itu, kita juga harus menghindari gaya hidup yang konsumtif, saat liburan, yang sebenarnya tidak kita perlukan tapi kita beli dan juga harus menghindari tidak adanya perencanaan yang matang. Jadi, sebelum kita pergi berlibur, kita sudah harus tau apa yang akan kita lakukan di sana.

“Utamakan pergi ke tempat hiburan yang gratis dahulu, karena biasanya banyak tempat hiburan gratis, baru pergi ke tempat hiburan yang berbayar,” ujarnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari uang habis di tengah jalan saat berlibur.

Eko juga memberikan Tips yang dapat dilakukan saat ingin berlibur, seperti kita harus tau apa yang kita inginkan selama liburan. “Liburan harus menyesuaikan anggaran, bukan anggaran yang menyesuaikan liburan,” tegasnya.

Selain itu kita juga harus komit dengan apa yang sudah kita rencanakan, persiapkan mengenai transportasi pulang-pergi, akomodasi selama liburan, konsumsi, dan lain-lain. Dengan begitu kita harus memisahkan apa yang menjadi kebutuhan kita dan apa yang menjadi keinginan kita.

“Harus sisakan uang setengah dari pengeluaran bulanan di rumah,” tambahnya.

Menurutnya dengan melakukan hal ini, kita tidak seutuhnya menghabiskan uang karena masih memiliki simpanan di rumah untuk memenuhi kebutuhan setelah liburan.

Kartu kredit juga bisa dikatakan penyelamat asalkan dapat digunakan dengan benar dan bijak. Menurutnya, sering terdapat banyak promo yang ditawarkan dengan diskon atau penukaran poin yang dapat digunakan pada saat liburan. Namun, pemakaian kartu kredit juga tidak lebih dari 10% anggaran liburan itu sendiri.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini