nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Malam Natal Jadi Rejeki Nomplok Bagi Love Hotels Jepang

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Jum'at 22 Desember 2017 02:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 21 470 1834065 malam-natal-jadi-rejeki-nomplok-bagi-love-hotels-jepang-Sy0Kk3F3cq.jpg Love Hotel di Japang. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Setiap negara merayakan Natal dengan caranya sendiri dan Malam Natal di Jepang adalah saat bagi para pasangan kekasih. Ini bisa membuat musim dingin sangat meriah dan juga merupakan anugerah bagi bisnis hotel Jepang, terutama love hotel.

Love hotel adalah hotel di Asia yang memungkinkan para tamu menikmati beberapa jam asmara yang penuh gairah. Menurut Love Hotels (2008), oleh Ed Jacob, hotel-hotel tersebut dulu terkenal dengan fasilitas termasuk cermin, tempat tidur berputar, rantai, dan ruang bertema fantasi termasuk kereta bawah tanah, gua dan ruang kelas. Namun, perubahan undang-undang di tahun 1980-an memaksa hotel untuk membereskan semuanya.

Melansir Forbes, di Shibuya's Dogenzaka, juga dikenal sebagai "love hotel hill", dan di distrik hiburan Osaka, masih banyak hotel cinta klasik di sekitar hotel ini. Sejumlah tempat telah direkonstruksi sendiri sebagai "hotel butik" dengan televisi layar lebar, video game, kue kering dan bak mandi mewah.

Namun, banyak dari tempat-tempat ini masih memiliki mesin penjual dalam ruangan yang penuh dengan mainan seks dan lotion. Beberapa juga termasuk sewa kostum gratis untuk membumbui di malam hari.

Bagi pasangan di Jepang, hotel-hotel ini adalah tempat perlindungan para pasangan kekasih, terutama pada malam Natal, ketika banyak hotel kelas atas telah dipesan beberapa bulan sebelumnya. Menjelang pukul 10 malam di 24 Desember banyak hotel ini benar-benar penuh.

Kawasan Osaka memang terkenal memiliki hotel cinta bertema Natal, dihiasi dengan banyak warna hijau dan merah, yang disebut Nihonbashi Little Chapel Christmas, untuk orang dewasa saja. Sayangnya, semua kamar sudah terjual habis tahun ini.

Bukan hanya malam bagi pasangan muda untuk menikmati malam pertama mereka, saat itu juga merupakan saat bagi beberapa pria muda untuk mengajukan pernikahan. Pasangan yang lebih tua juga menikmati waktu jauh dari rumah mereka dan merupakan malam hari yang langka. Ini mungkin bukan "semangat Natal" biasa tapi rasanya cukup meriah.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini