KATA MEREKA: Transaksi Harbolnas Fantastis, Masyarakat Ingin Kejujuran Berbelanja

Anisa Anindita, Jurnalis · Minggu 24 Desember 2017 08:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 22 320 1834738 kata-mereka-transaksi-harbolnas-fantastis-masyarakat-ingin-kejujuran-berbelanja-JO4BW479DC.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Tanggal 12 Desember 2017 perhelatan diskon akbar yang bertajuk Hari Belanja Online Nasional 2017 (Harbolnas) telah sukses digelar. Dalam event tersebut sebanyak 254 e-commerce dari berbagai kategori memberikan promo serta diskon besar-besaran hingga 95%.

Director Consumer Insight, Nielsen Indonesia Rusdy Sumantri mengatakan event harbolnas 2017 mencatatkan total transaksi sebesar Rp 4,7 triliun. Jumlah tersebut naik sebesar Rp 1,4 triliun dibandingkan tahun 2016.

"Nilai total transaksi Harbolnas 2017 mencapai Rp4,7 triliun meningkat Rp1,4 triliun dibandingkan tahun 2016," ujarnya dalam acara gala dinner Harbolnas 2017 di Hotel Four Season, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Menurut Rusdy, total transaksi tersebut dikontribusikan masih berasal dari pulau jawa. Namun, pada event tersebut luar pulau Jawa mencatatkan pertumbuhan transaksi yang cukup tinggi yakni mencapai 82%.

Rusdy juga menambahkan, sekitar 68% konsumen di Harbolnas ada orang yang biasa belanja online. Kemudian terdapat 26% konsumen yang pertama kali belanja pada Harbolnas.

Lalu, bagaimana tanggapan masyarakat tentang transaksi Harbolnas kemarin tembus ke angka Rp4,7 Triliun:

Ismail Hanif Robbani (22) Mahasiswa

Menurut saya saat transaksi pembelian saat Harbolnas 2017 kemarin hingga mencapai pendapatan Rp4,7 Triliun merupakan suatu pencapain yang sangat baik. Selain itu, hal itu juga menjadi sebuah revolusi pasar, yakni customer khususnya yang berada di Indonesia sangat antusias dengan adanya sistem jual beli online. Akan tetapi, ada sistem yang harus diperbaiki dari e-commerce yang ikut bekerja sama untuk Harbolnas ke depannya agar lebih memperhatikan kenyamanan, dan keamanan pembelian sehingga tidak ada lagi kasus penipuan diskon palsu terhadap customer.

Izzatu Miratin Nisa (21) Mahasiswi

Kalau menurut saya itu menjadi suatu peningkatan yang cukup tinggi ya. Artinya, antusias masyarakat Indonesia dalam meramaikan Harbolnas juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selain itu, sebagai tanda bahwa masyarakat lebih menyukai belanja online dibandingkan yang offline, mungkin karena menghemat waktu, dan tenaga juga untuk mendapatkan diskon yang menggiurkan.

Ardella Riskawati (21) Mahasiswi

Menurut saya itu pencapaian transaksi yang sangat bagus ya apa lagi untuk standar e-commerce. Semoga untul, Harbolnas ke depannya, semakin banyak e-commerce yang mementingkan kejujuran terhadap customer agar tidak terjadi lagi kasus penipuan diskon palsu, atau bahkan barang palsu. Selain itu, memang penting untuk memikirkan harga dari suatu barang, namun kejujuran itu lebih berharga.

Elvaretta Gasiona (21) Mahasiswi

Menurut pendapat saya, “wow” sih bisa meningkat hingga Rp1,4 triliun. di samping karena tawaran dari e-commerce yang menggiurkan, masyarakat juga bisa dikatakan sudah melek akan teknologi. Selain itu, menurut pandangan saya juga masyarakat di era sekarang ini serba ingin praktis, terutama dalam hal berbelanja. Di mana, masyarakat dapat berbelanja di e-commerce secara mandiri dan dapat langsung membandingkan antara harga dalam 1 e-commerce dengan e-commerce lainnya. Banyak juga e-commerce yang sudah menyajikan portal belanja online yang ramah dengan para konsumennya, sehingga masyarakat ingin berbelanja online tidak perlu bingung dengan langkah-langkah berbelanja di e-commerce. Sementara itu, antusias masyarakat yang sudah melek teknologi tentunya akan meningkat. Jadi, tak heran jika tahun ini transaksi Harbolnas meningkat hingga Rp1,4 Triliun.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini