LMAN Targetkan Pendapatan Operasional Rp237 Miliar di Kuartal I-2018

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 27 Desember 2017 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 27 320 1836446 lman-targetkan-pendapatan-operasional-rp237-miliar-di-kuartal-i-2018-Rt5Kv9xFPl.jpeg Direktur LMAN Rahayu Puspasari (Foto: Widi/Okezone)

JAKARTA - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menargetkan pendapatan operasional sebesar Rp237 miliar pada kuartal pertama 2018. Angka ini tidak selisih jauh ketimbang perolehan pendapatan operasional LMAN sepanjang sembilan bulan 2017, sebesar Rp249 miliar.

"Kami justru tertantang untuk bekerja lebih baik lagi dalam mengelola aset nasional. Juga bekerja lebih cepat dalam mendukung proyek strategis nasional dengan bersinergi dan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga lain," kata Direktur LMAN Rahayu Puspasari di Jakarta, Rabu (27/12/2017).


Baca Juga: LMAN Bebaskan Lahan Senilai Rp11,7 Triliun, Paling Banyak untuk Jalan Tol
 

Pada kuartal I-2018, pendapatan operasional sebesar Rp237 miliar akan disumbang oleh sektor properti sebesar Rp53,7 miliar. Kemudian, dari LNG Badak sebesar Rp92 miliar dan LNG Arun sekira Rp91,2 miliar.

Selain bertugas mengelola aset negara, LMAN juga mendapat tugas untuk membuat perencanaan pendanaan dan pendayagunaan lahan landbank serta pembayaran ganti rugi pengadaan tanah.

Dengan mandat tersebut, LMAN mempunyai fungsi tidak hanya sebagai treasurer atau financing provider, tapi juga menjadi special landbank untuk pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dan proyek strategis nasional.


Baca Juga: Gedung Daendels yang Bersejarah Bakal Dialihkan ke LMAN, Berapa Nilainya?

Pada 2018, LMAN juga akan mendapakan alokasi dana dari APBN Perubahan 2018 untuk pembebasan lahan proyek menjadi sebesar Rp35,4 triliun dari Rp32,05 triliun pada 2017.

Dana yang diterima ini akandigunakan untuk mendanai lahan bagi 65 proyek infrastruktur. Di antaranya 23 ruas jalan tol senilai Rp18,13 triliun, 2 proyek infrastruktur kereta api senilai Rp4 triliun dan 40 bendungan senilai Rp13,27 triliun.

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini