nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Sebut Gubernur DKI Ingin Perbaiki Pengelolaan Keuangan Daerah

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 29 Desember 2017 10:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 29 20 1837312 sri-mulyani-sebut-gubernur-dki-ingin-perbaiki-pengelolaan-keuangan-daerah-NfS5Noj6kW.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mau memperbaiki pengelolaan keuangan daerahnya. Di mana sebelumnya, Sri Mulyani menyinggung besaran uang harian perjalanan dinas Pemprov DKI Jakarta yang mencapai Rp1,5 juta.

"Kemarin saya ngobrol sama Pak Anies, banyak ya. Memang Pemda sesudah dipilih (pilkada) harus perbaiki dan beliau mau perbaiki, yaudah itu aja," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

 Baca juga: Sri Mulyani Evaluasi Biaya Perjalanan Dinas Kementerian-Lembaga

Sri Mulyani melanjutkan, sebenarnya dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemprov DKI Jakarta beberapa waktu lalu, di sampaikan mengenai fakta keuangan dan data perekonomian Indonesia.

"Jadi saya memberikan apa yang perlu untuk informasi kita. Jadi nggak ada sesuatu yang khusus atau berbeda, biasa aja," ujarnya.

 Baca juga: Terkait Biaya Perjalanan Dinas, Pemprov DKI Akan Temui Sri Mulyani

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengatakan, aturan itu sudah berlaku sejak 2016. Pihaknya mengikuti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 52 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016.

"Aspek-aspek yang ada di Permendagri dianggap sudah dan ditetapkan pada Mei 2016,"ujarnya.

 Baca juga: Di Depan Anies, Sri Mulyani: DKI Pusat Perekonomian dan Keuangan Terbesar

Ia memaparkan, dalam Permendagri itu dijelaskan kalau setiap daerah memiliki kewenangan untuk menentukan besaran perjalanan dinas dari kemampuan daerahnya masing-masing.

"Artinya setiap daerah oleh Permendagri diberikan ruang untuk kemudian berhitung dan merasionalkan belanjanya yang disesuaikan dengan berbagai aspek tadi," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini