RAHASIA SUKSES: Evan Williams, Inovator Pendiri Twitter yang Kantongi USD1,72 Miliar

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Sabtu 30 Desember 2017 18:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 29 320 1837601 rahasia-sukses-evan-williams-inovator-pendiri-twitter-yang-kantongi-usd1-72-miliar-oThs4lsrij.jpg Foto: Twitter

JAKARTA - Evan Williams yang biasa disebut dengan “Ev” telah memulai tiga perusahaan penerbitan digital seperti Blogger, Twitter dan Medium. Lahir di Nebraska pada tahun 1972, Evan Williams mendirikan Lab Pyra, Blogger, Odeo dan Obvious Corporation yang berkembang menjadi Twitter, sebuah situs jejaring social dan micro-blogging online. Twitter sendiri memiliki basisnya di San Francisco dan menjadi perusahan terkenal pada tahun 2013, hal ini juga membuat Williams menjadi miliarder. Baru-baru ini Williams juga menciptakan platform penerbitan Medium.

Lelaki yang memiliki nama panjang Evan Clark Williams lahir dari sebuah keluarga petani pada tanggal 31 Maret 1972, di kota kecil Clarks, Nebraska. Dia tumbuh dan bekerja di peternakan kedelai dan jagung milik keluarganya. Selain itu, dia juga menimba ilmu di University of Nebraska di Lincoln selama satu setengah tahun dan meninggalkan perkuliahannya untuk mengejar karir di bidang sistem informasi.

Baca juga: RAHASIA SUKSES: "Kerja Paksa" Malah Buat Carolyn Rafaelian Jadi Juragan Perhiasan

Williams sendiri memiliki aspirasi untuk memulai bisnisnya sendiri. Pada pertengahan tahun 1990an, dia secara singkat menjalankan perusahaan yang dia dan ayahnya tetapkan untuk menyediakan materi pembelajaran tentang World Wide Web. Tidak lama kemudian, Williams yang sedang menulis kode komputer dan menjadi karyawan lepas untuk kedua brand “Hewlett-Packard dan Intel”.

Williams dulu belajar menulis kode computer sendiri dan menciptakan platform blogging Blogger dengan dua temannya yang lain. Dia dan Meg Hourihan, mendirikan Pyra Labs dan berputar arah menjadi Blogger yang merupakan sebuah aplikasi awal untuk membuat dan mengelola penulisan singkat untuk web atau biasa dikenal sebagai blogging. Akhirnya, Blogger diakuisisi oleh Google seharga USD50 juta pada tahun 2003.

Pada tahun 2003, Williams diangkat menjadi daftar inovator paling top di majalah MIT Technology Review. Pada tahun yang sama, Blogger diakuisisi oleh Google. Pada tahun 2004, Williams dinobatkan sebagai “Person of the Year” oleh PC Magazine atas karyanya di Blogger. Pada tahun yang sama, pengusaha terkenal itu mendirikan perusahaan podcast Odeo. Setelah itu, pada tahun 2006, dia mendirikan Found Corporation dengan Biz Stone, Jack Dorsey dan Noah Glass.

Baca juga: RAHASIA SUKSES: Beli Bitcoin saat USD1, Roger Ver Jadi "Tuhan" Bitcoin

Jelas Corp berevolusi menjadi Twitter atau Twittr seperti yang pertama kali disebut situs jejaring social dan micro-blogging online yang memungkinkan pengguna untuk memposting pesan singkat, seketika dan secara real time dari 140 karakter yang disediakan atau kurang, dan ini dikenal sebagai “tweet”. Layanan ini dengan cepat mendapatkan popularitas di seluruh dunia, menumbuhkan 500 juta pengguna terdaftar dan yang memposting ucapaan mereka di Twitter sekitar 340 juta setiap hari di tahun 2012.

Sebagai ketua pertama Twitter, Evan Williams menyediakan sebagian besar pembiayaan awal perusahaan. Dia juga mendampingi Twitter dan telah menjabat sebagai anggota dewan direksi sejak Mei 2007. Dia adalah presiden dan CEO dari Juli 2009 hingga Maret 2010.

Dalam sebuah wawancara dengan MIT Technology Review pada tahun 2007, Williams menelpon Twitter yang saat itu berbasis di San Francisco dan memiliki kantor di New York City, Boston, San Antonio dan Detroit “no brainer” untuk “social animal.” “Orang seperti orang lain,” katanya.

“Jadi, dengarkan mereka dan Anda juga bisa mengekspresikan diri Anda pada orang yang Anda sayangi dengan cara yang sangat sederhana, menyenangkan dan itu bisa menjadi candu.” Williams juga baru-baru ini berbagi sentimennya dalam sebuah wawancara pada bulan September 2013 dengan Wired.com yang menyatakan, “Kami sering berpikir tentang internet yang memungkinkan Anda melakukan hal yang sama seperti yang selalu mereka lakukan.

” Dia kemudian menambahkan, “Kemudahan di internet pada dasarnya dirai oleh dua hal yaitu kecepatan dan kemudahan kognitif. Internet bukan seperti yang saya pikir berusia 20 tahun yang lalu. Ini bukan dunia utopia. Ini pada dasarnya seperti banyak hal lain. Revolusi teknologi besar yang telah terjadi dalam sejarah dunia.”

Baca juga: RAHASIA SUKSES: Dari Broker Kecil, Michael Poutre Jadi Miliarder Berkat Bitcoin

Twitter menjadi platform yang hebat bagi mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama dan John McCain pada tahun 2008 dengan kedua politisi menggunakan situs web tersebut untuk memperbarui pendukung mereka saat berada di jalur kampanye. Situs tersebut menjadi terkenal secara internasional selama pemilihan presiden 2009 di Iran, setelah pemerintah Iran memblokir pesan teks dan umpan satelit untuk liputan berita asing dan tweeting kemudian menjadi cara untuk mendapatkan informasi masuk dan keluar.

Pada tanggal 25 September 2012, Williams dan Stone menciptakan sebuah platform penerbitan baru yang disebut dengan Medium, sebuah situs sederhana yang didukung oleh Obvioius Corp di mana para blogger dapat berbagi gagasan dan cerita lebih dari 140 karakter, situs ini juga memungkinkan adanya grafis. Sekarang ini Williams sedang fokus dengan usaha barunya tersebut.

Twitter Inc. memulai go public pada November 2013, tercatat TWTR saat pasar saham dibuka di New York City. Menurut Komisi Bursa Efek Oktober 2013, saham Williams yang 12% itu memiliki nilai sebesar USD1,5 miliar saat situs tersebut go public. Williams tinggal di San Francisco bersama istrinya, Sara dan juga kedua putranya. Kekayaan bersih yang dia miliki sekarang sebesar USD1,72 miliar menurut yang tercatat dari Forbes. (ljs)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini