Image

Proyeksi BI di 2018: Ekonomi Stabil dan Baik

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 29 Desember 2017 20:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 29 320 1837640 proyeksi-bi-di-2018-ekonomi-stabil-dan-baik-kjkfzdveF7.jpg Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan memproyeksikan perekonomian Indonesia di 2018 semakin baik dari tahun ini. Meskipun dinamika global dan domestik akan terjadi di tahun depan.

Gubernur BI Agus Martowardojo, bila melihat dari capaian di 2017 yang penuh dengan dinamika antara lain The Fed yang menaikan bunga sebanyak tiga kali, kemudian penetapan peraturan pajak baru di Amerika Serikat (AS) yang berlaku efektif pada 2018.

"Lalu Fed Fund Rate AS di Desember naik, itu dampak ke Indonesia ternyata masih stabil," ujarnya, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Volatilitas nilai tukar Rupiah pada tahun ini juga semakin baik. Di mana volatilitas Rupiah tahun sebesar  3% atau lebih kecil dari capaian di tahun lalu 8%.

Baca Juga: Ekonomi Membaik, Jokowi Minta Investor Jangan Wait and See!

Dari dana masuk ke Indonesia juga terlihat meningkat. Dari 1 Januari sampai Desember dana masuk mencapai Rp138 triliun atau lebih besar dibandingkan tahun lalu Rp126 triliun.

"Jadi betul apa yang dikatakan Presiden, bahwa ketika semua khawatir dana kembali ke AS atau akan ada guncangan di negara berkembang, Indonesia beruntung di Desember kita malah dapat peneguhan dari The Fitch kita BBB dan itu dikatakan terakhir 95 ketika S&P berikan BBB, tapi sekarang sudah," ujarnya.

Dari dinamika seperti kenaikan The Fed, Indonesia malah menurunkan policy rate menjadi 4,25%. Belum lagi soal proyeksi pertumbuhan dunia, di mana tahun ini direvisi justru naik.

Baca Juga: Tatap 2018 dengan Optimistis, Jokowi: Jangan Takut dengan Risiko!

"Jadi ini tanda untuk 2018 menjadi tetap stabil dan baik," ujarnya.

Untuk dinamika domestik, Agus mengatakan, Presiden menyampaikan bahwa tidak ada pengaruh Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 171 daerah dengan perekonomian.

"Indonesia sudah punya bukti bahwa selama ini Indo adalah negara demokrasi, kalau mau ada Pilkada itu adalah proses politik yang berjalan.


Tetapi ekonomi, masyarakat sudah bisa memisahkan bahwa ekonomi tetap di jaga untuk stabil dan berkembang. Dan Pilkada Insya Allah akan dilalui dengan tetap tenang," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini