KATA MEREKA: Apartemen Jadi Solusi Generasi Milenial Punya Hunian Dekat Kantor

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Minggu 31 Desember 2017 08:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 30 320 1837887 kata-mereka-apartemen-jadi-solusi-generasi-milenial-punya-hunian-dekat-kantor-H5nWRbTFkC.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Generasi milenial dinilai lebih cocok dengan model hunian vertikal. Hal ini karena kepraktisan dari hunian vertikal yang cocok dengan karakteristik milenial yang menjunjung tinggi kemudahan dalam kesehariannya.

Sayangnya, generasi milenial hingga kini dianggap masih kurang memprioritaskan pembelian hunian dalam anggaran belanjanya. Ini terjadi lantaran kaum milenial menganggap dirinya belum memiliki penghasilan yang cukup untuk membeli properti. Kebanyakan malah memilih untuk membelanjakan penghasilannya untuk kebutuhan tersier, seperti pelesir.

 Baca juga: Dana Terbatas, 57% Masyarakat Indonesia Pilih Apartemen sebagai Hunian

Namun, kehadiran apartemen menjadi satu-satunya solusi bagi mereka yang memilliki dana terbatas, tetapi ingin memiliki hunian yang dekat dengan kantor. Apartemen menjadi solusi mengingat harga rumah tapak kini mencapai kisaran Rp1,5 miliar di daerah Kebagusan, Jakarta, dan sekitarnya.

Lalu, bagaimana tanggapan masyarakat tertkait hunian vertikal yang dianggap cocok untuk generasi milenial? Berikut jawabannya.

Baca juga: Apartemen Cocok untuk Generasi Milenial, Begini Penjelasannya

Ersyad, Mahasiswa

Saya setuju jika milenial dikatakan cocok untuk tinggal di hunian vertikal seperti apartemen contohnya. Hal ini kan karena generasi milenial ini suka yang praktis. Terlebih lagi apartemen pasti menyediakan akses dan fasiltas yang mudah dan itu akan semakin membuat milenial tergiur.

Sedangkan kalau lihat harga rumah itu kan luar biasa mahal yang harganya melebihi pendapatan masyarakat. Hal ini juga yang jadi salah satu tolak ukur milenial. Selain itu, kalau lihat pola pikir milenial kayaknya apartemen itu memang sangat cocok. Namun, krisis kehidupan bersosial yang akan terpengaruh.

Yusuf, Karyawan Swasta

Menurut saya memang sangat cocok generasi milenial itu tinggal di apartemen karena generasi milenial itu lebih suka yang serba cepat dan praktis. Selain itu, kalau tinggal di apartemen kan fasilitasnya banyak, jadi tidak perlu jauh-jauh keluar kalau mau apa-apa.

Saya pribadi memang lebih memilih untuk tinggal di apartemen karena selain praktis, saya memang tidak terlalu suka berbaur dengan tetangga. Jadi, saya pikir apartemen memang lebih memudahkan hidup.

Fima, Mahasiswa

Kalau untuk cocok tidaknya milenial dengan huniah vertikal itu sebenarnya balik lagi sih ke individu masing-masing. Mungkin memang benar kalau apartemen itu lebih praktis. Hidup di apartemen juga sepertinya membuat seseorang jadi lebih mandiri.

Namun, saya pribadi lebih memilih tinggal di rumah dibanding tinggal di apartemen karena saya lebih menyukai kehidupan sosila lingkungan rumah dibanding kehidupan sosial di apartemen yang terkesan saling tidak peduli.

Tiara, Guru

Menurut saya memang apartemen ini cocok untuk anak sekarang karena apartemen itu biar bagaimanapun lebih praktis. Semua fasilitas lengkap dan biasanya itu lokasinya memang strategis untuk ke kantor dan kemana-mana.

Saya pribadi juga mulai mempertimbangkan untuk tinggal di apartemen dibanding di rumah. Cuma kalau di rumah kan tetangga itu ramah-ramah dan saling bantu, jadi rasanya tidak sendiri gitu. Kalau di apartemen kan kesannya sendirian saja. (lid)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini