nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2018, Permintaan Emas Tetap Akan Meningkat di Tengah Maraknya Bitcoin

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Sabtu 30 Desember 2017 20:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 30 320 1837965 2018-permintaan-emas-tetap-akan-meningkat-di-tengah-maraknya-bitcoin-n8JZuydrr7.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang (persero) Tbk (Antam) tahun ini tidak cemerlang tahun 2016. Harga emas naik sekira 7,36% atau sebesar Rp44.000 di level Rp642.000 per gram.

Melansir dari logammulia, Jakarta, Sabtu (30/12/2017), harga emas Antam pada perdagangan terakhir tercatat berada di level Rp642.000 per gram. Perlu kita ketahui juga bahwa harga emas telah meredup, kenaikan yang dialami juga lebih rendah dari tahun lalu. Karena itu, terdapat beberapa penyebab menagapa harga emas sendiri mengalami penurunan.

 Baca juga: Dibanderol Rp642.000/Gram, Kilau Emas Antam 2017 Tak Seterang 2016

Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan faktor penyebab penurunan harga emas dipengaruhi oleh dua hal utama. Pertama, pendapatan masyarakat secara umum cenderung stagnan khususnya kalangan menengah ke bawah. Tekanan harga kebutuhan pokok dan pencabutan subsidi listrik juga berpengaruh pada pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi yang rendah.

“Konsumsi rumah tangga sepanjang tahun 2017 hanya tumbuh 4,9% atau di bawah pertumbuhan ekonomi sebesar 5%,” jelas Bhima saat diwawancarai oleh Okezone, Jakarta, Sabtu (30/12/2017).

 Baca juga: Sepanjang 2017, Harga Emas Antam Naik 7,36%

Selain itu menurutnya, pilihan investasi makin beragam. Salah satunya dengan kemunculan Bitcoin dengan return lebih dari 1.400% per tahun. Jumlah user Bitcoin Indonesia kini mencapai 600 ribu orang. Tahun depan diperkirakan menembus 1 juta orang.

Meskipun memiliki risiko, mata uang digital dinilai lebih menjanjikan keuntungan jangka pendek dibanding emas dan properti. Tren ini akan terus meningkat seiring naiknya minat masyarakat dan jumlah mata uang digital yang mencapai 1.100 jenis.

 Baca juga: Naik 3 Hari Berturut-turut, Harga Emas Antam Tembus Rp640.000/Gram

Selain bitcoin yang sempat menyentuh 270 juta per keeping, investor bisa memilih aset digital lain dengan harga lebih murah dari Bitcoin. “Cryptocurrency Ripple misalnya hanya Rp35.000 per koin dan EOS senilai Rp125.000 per koin. Tantangannya tinggal apakah BI benar-benar akan melarang transaksi bitcoin tahun depan?” ujarnya.

Menurut Bhima, di tahun 2018 harga emas dunia diperkirakan akan berada di USD1.200-USD1.300 dolar per troy once. Faktor makro secara global seperti kenaikan The Fed rate sebanyak 4 kali akan meningkatkan jumlah permintaan terhadap emas.

“Pulihnya daya beli masyarakat di 2018 juga menyebabkan permintaan emas perlahan naik. Meskipun fenomena masyarakat yang shifting membeli Bitcoin juga semakin besar,” ujar Bhima menjelaskan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini