nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mati Listrik di Jakarta dan Tangerang, PLN Sebut Akibat Gangguan 17 Gardu Induk

Anisa Anindita, Jurnalis · Selasa 02 Januari 2018 11:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 02 320 1838740 mati-listrik-di-jakarta-dan-tangerang-pln-sebut-akibat-gangguan-17-gardu-induk-UH51K63uFm.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PLN meminta maaf atas gangguan pemadaman yang terjadi di beberapa wilayah di DKI Jakarta, dan Tangerang. Mati listrik disebabkan adanya gangguan teknis pada sistem 150 kv Gandul- Muara Karang pada pukul 07.18 WIB. Hal itu mengakibatkan 17 Gardu Induk dari 80 Gardu Induk yang ada di Jakarta sempat mengalami gangguan.

Baca Juga: Listrik Padam, KRL Commuter Line Parung Panjang dan Poris Sempat Terganggu

Meskipun begitu, sejak pukul 07.34 WIB secara bertahap pihak PLN sudah berhasil memulihkan kembali 13 Gardu Induk yang terkena dampak, sedangkan untuk 4 Gardu Induk, antara lain Gardu Induk Petukangan, Gardu Induk Bintaro, Gardu Induk Muara Karang, dan Gardu Induk Kebon Jeruk masih dalam proses penormalan operasi sistem.

Baca Juga: Listrik di Sejumlah Wilayah Mati, PLN Minta Maaf

“Kami mohon maaf atas pemadaman yang terjadi, hal ini masih dalam penanganan kami. Beberapa gardu induk saat ini sudah pulih dan berhasil menyuplai tenaga listrik ke pelanggan, dan kami akan lakukan percepatan untuk penormalan seluruh sistem,” ungkap Kepala Satuan Komunikasi Korporat I Made Suprateka dalam keterangannya, Selasa (2/1/2017).

Baca Juga: Jelang Pembukaan IHSG, Listrik Gedung BEI Mati

Selain itu, Made menambahkan, wilayah yang terkena imbas pemadaman, antara lain  wilayah Jakarta pusat, sebagian Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara saat ini sudah jauh berkurang jika dibandingkan pagi tadi, dan upaya penormalan sekaligus menambah kehandalan sistem akan terus kami lakukan.

Baca Juga: Mati Listrik, KRL hingga Gedung BEI Terkena Imbas

Sebagai informasi bahwa dalam mengatasi kejadian tersebut, PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) segera melakukan manuver atau pengalihan jaringan pasokan listrik ke subsistem lain. Sesaat setelah terhentinya aliran listrik, pasokan listrik untuk DKI Jakarta langsung berangsur normal. Di mana, pasokan listrik yang diutamakan, yaitu untuk fasilitas-fasilitas umum terlebih dahulu, seperti perkantoran, transportasi umum, dan lain-lain. Kendati demikian, PT PLN (Persero) akan terus berupaya meningkatkan keandalan dalam memberikan pasokan listrik ke Ibu Kota.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini