nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dolar AS Kembali Melemah, Sentuh Level Terendah 14 Tahunan

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 08:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 03 278 1839223 dolar-as-kembali-melemah-sentuh-level-terendah-14-tahunan-aRo35oeFsb.jpg Ilustrasi Dolar AS. (Foto: Reuters)

NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (AS) kembali berada di bawah tekanan dan menyentuh level terendah dalam lebih dari tiga bulanan. Perdagangan pertama 2018 pun terbebani oleh ekspektasi laju suku bunga yang lebih lambat di tengah inflasi Amerika yang menghangat.

Penurunan dolar AS berlanjut dari kinerjanya yang kurang baik pada 2017. Greenback pun memposting kinerja tahunan terlemahnya dalam 14 tahun. Pasalnya, investor tetap skeptis terhadap prospek Fed untuk kenaikan suku bunga tiga kali tahun ini.

Kenaikan dolar AS terjadi, karena bank sentral utama seperti Bank of England dan European Central Bank, bergerak menuju normalisasi kebijakan moneter mereka sendiri.

Indeks dolar menyentuh palung 3,5 bulanan di 91,751 dan terakhir turun 0,3% pada level 91,887. Pada 2017, indeks dolar turun lebih dari 9,8%, terlemah sejak 2003. Sementara itu Euro, telah jatuh sejak paruh kedua tahun lalu karena optimisme mengenai gambaran ekonomi zona euro yang cerah.

Pada 2017, euro mengalami penguatan tahunan terbesar terhadap dolar sejak 2003, karena ekonomi Eropa menguat dan ekspektasi pertumbuhan ECB akan menurunkan stimulus moneter. Euro naik untuk memulai tahun baru, naik ke level tertinggi hampir empat bulan di USD1,2082.

Terhadap yen Jepang, dolar AS turun 0,4% menjadi 112,32. Yen terus mendapat keuntungan dari rilis minggu lalu dari risalah Bank of Japan. Risalah tersebut menunjukkan bahwa BoJ mempertimbangkan untuk memperketat kebijakan moneter, jika ekonomi terus membaik di tahun depan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini