Share

Hadiri Rakor Gabungan Ketahanan Pangan, Mentan Datang dengan Helikopter

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 03 320 1839326 hadiri-rakor-gabungan-ketahanan-pangan-mentan-datang-dengan-helikopter-1gey2kWNhO.jpg Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka Rapat Koordinasi Gabungan Ketahanan pangan dan evaluasi upaya khusus (upsus) tahun 2017 di gedung Kementerian Pertanian. Amran sendiri hadir sekira pukul 10.10 WIB dengan menggunakan helikopter yang mendarat langsung di halaman kantornya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Aster KSAD, Perwakilan Aster Kasdam (KodamI/BB dan Kodam XIV/HSN), turut hadir pula Direktur Pengadaan Perum Bulog. Selain itu, turut hadir pula Kepala Dinas Pertanian dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Amran mengatakan di gelarnya rakor tersebut dalam upaya untuk mengevaluasi hasil kerja tim khusus dalam satu tahun terakhir. Selain itu, rakor pada hari ini juga bertujuan untuk memberikan arahan pada tahun 2018.

"Hari ini gelar rakor evaluasi khusus mengenai capaian di 2017," ujarnya dalam acara Rakor Gabungan Ketahanan Pangan dan Evaluasi Upsus Tahun 2017 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Baca Juga: Undang Dirut Bulog, Menko Darmin Review Harga dan Pasokan Pangan

Menurut Amran, kinerja dan capaian di bidang pertanian pada tahun 2017 cukup menggembirakan. Karena pada tahun ini pula akhirnya Indonesia bisa melakukan swasembada pada empat komoditas pertanian tersebut. "Kita sudah bisa mengatakan bahwa kita swasembada beras bawang jagung dan cabe empat selesai stok kita aman," jelasnya.

Kinerja yang baik tersebut tidak terlepas dari kontribusi dari tim khusus yang terdiri dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) , Perum Bulog, dan juga Pemerintah Daerah yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian menunjukan kinerja yang cukup baik.

Oleh karena itu, dirinya memberikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada tim kerja khusus yang telah bekerja sedemikian baik hingga akhirnya bisa swasembada pada keempat bahan pokok tersebut. "Rakor evaluasi khusus capaiannya luar biasa ini pada tahun ini, kami ucapkan terimakasih kepada tim khusus," jelasnya.


Baca Juga: Harga Cabai hingga Ayam Merangkak Naik di Musim Hujan, Ini Daftarnya

Lebih lanjut Amran mengatakan, pada 2018 Indonesia akan lebih memperhatikan dan fokus kepada ketahanan pangan empat komoditi. Adapun keempat komoditi tersebut yakni rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai.

"Ke depan kita fokus rempah-rempah, bawang putih gula dan kedelai, itu kita sinergi untuk menyerap sebanyak-banyaknya di bulan Februari Maret April. Akhir Januari masuk posisi puncaknya," jelasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini