Mentan Pastikan Pemerintah Tak Cabut Subsidi Pupuk

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 18:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 03 320 1839554 mentan-pastikan-pemerintah-tak-cabut-subsidi-pupuk-sN0lIz3dJC.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan, pemerintah tidak akan mencabut kebijakan subsidi benih untuk petani pada tahun ini. Sehingga petani tetap bisa mendapat benih berkualitas dari pemerintah.

Pasalnya, program benih bersubsidi sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan produktivitas. Khususnya untuk tanaman pangan di Indonesia.

Menurut Amran, skema penyaluran subsidi benih kepada petani tetap sama dengan tahun 2017 lalu. Dengan jumlah anggaran yang disediakan sebesar Rp 1 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga: Subsidi Pupuk Tepat Sasaran, Kartu Tani Bakal Berisi 'Saldo' Rp8 Juta/Hektare

Menurut Amran, saat ini bukannya stop subsidi melainkan hanya pola penyaluran subsidi benih yang berubah. Dari semula penyaluran subsidi dari pemerintah memulai ke PT Sang Hyang Seri (Persero) atau SHs dan PT Pertani, kemudian disalurkan ke Petani.

 Akan tetapi saat ini, subsidi diserahkan langsung kepada Petani. Dan melalui program desa mandiri benih.

 "Anggaran Rp 1 triliun kami sepakat diambil, Rp 1 triliun ini diberikan benih langsung," ujarnya saat ditemui dikantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (3/1/2017).

Baca Juga: Subsidi Pupuk Tepat Sasaran, Kartu Tani Bakal Berisi 'Saldo' Rp8 Juta/Hektare

Lebih lanjut Amran mengatakan, perubahan pola penyaluran subsidi benih dilakukan untuk lebih mengoptimalkan penyerapannya. Karena selama ini penyerapan subsidi benih selama ini sering tidak mencapai target.

"Dulu 2015-2016, serapannya 20%,80% tidak diserap oleh Petani. Tapi kami kreatif, sekarang jadi kami ambil alih, langsung kami berikan ke petani. Kami harap petani juga berkontribusi mengambil," jelasnya.

Baca Juga: Minta Subsidi Pupuk Dikaji Ulang, IPB: Lebih Baik Digunakan untuk Infrastruktur Pertanian!

Untuk tahun ini, jumlah benih yang diberikan subsidi, yakni padi untuk lahan 3 juta hektar, benih jagung untuk lahan 4 juta hektar. Sementara untuk benih kedelai untuk lahan 500.000 hektar dan benih komoditas pertanian lainya.

"Gratis dengan pupuknya itu," jelasnya. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini