Kenaikan Pajak Arab, Tak Kurangi Minat Haji dan Umrah

ant, Jurnalis · Sabtu 06 Januari 2018 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 06 320 1841015 kenaikan-pajak-arab-tak-kurangi-minat-haji-dan-umrah-5EQVy2qgNK.jpg Jamaah Haji (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan, pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) 5% oleh Pemerintah Arab Saudi tidak akan berpengaruh signifikan terhadap jumlah jamaah umrah.

"Pajak 5% itu relatif bisa kami cover. Orang sekarang itu yang antre (untuk haji dan umrah) banyak sekali," kata Firman dalam acara pelepasan jamaah program umrah BNI Syariah di Tangerang, Jumat (5/1/2018) malam.

Selain itu, ia juga memandang pengenaan pajak oleh Pemerintah Arab Saudi tersebut justru bisa menjadi motivasi supaya nasabah bisa menabung lebih banyak lagi.

Baca Juga: Saudi Tarik PPn 5%, Biaya Haji dan Umroh Naik Rp1,75 Juta per Jamaah?

"Tentu di dalam menabung, katakanlah diberi waktu dua tahun maksimum, mungkin dalam beberapa bulan kalau sudah bisa memperhitungkan bagaimana 5% harus dicicil maka tidak begitu masalah," ucap Firman.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (Dirbina) Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Muhammad Arfi Hatim, juga menilai pengenaan pajak 5% oleh Pemerintah Arab Saudi tidak akan terlalu memengaruhi minat jamaah umrah.

Namun, Arfi mengingatkan kepada penyelenggara perjalanan umrah untuk tetap rasional dalam menawarkan produk mereka karena tidak semua komponen biaya dikenakan pajak 5%.

Baca Juga: Pengelolaan Investasi Dana Haji, Indonesia Bisa Contoh Malaysia

BNI Syariah secara resmi telah melepas 217 peserta Program Umrah Berkah Hasanah tahap pertama 2018. Program umrah BNI Syariah tersebut bekerja sama dengan agen perjalanan PT Kanomas Arci Wisata dan berlangsung dari 6-14 Januari 2018.

Pada tahun 2017, jumlah jemaah umrah Indonesia mencapai lebih dari 875 ribu jemaah, atau meningkat 25 persen dari tahun lalu, dan diprediksi mencapai hampir satu juta jamaah sepanjang 2018.

Baca juga: Tidak Semua untuk Infrastruktur, Dewan Syariah: Ditimbang Berapa Komposisinya!

Melihat peningkatan angka umrah tersebut, BNI Syariah melihat pasar umrah potensial untuk dikembangkan yang tentunya melalui sinergi dengan penyelenggara perjalanan haji dan umrah terpercaya.

BNI Syariah memberikan tiga alternatif pembayaran Program Umrah Berkah Hasanah, yaitu melalui tunai, angsuran BNI Fleksi Umrah iB Hasanah, dan cicilan menggunakan Kartu Pembiayaan BNI iB Hasanah Card.

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini