RAHASIA SUKSES: Bob Parsons, Pensiunan Marinir yang Jadi Pengusaha

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Minggu 07 Januari 2018 18:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 07 320 1841383 rahasia-sukses-bob-parsons-pensiunan-marinir-yang-jadi-pengusaha-kEtB8eawtt.jpg Bob Parson. (Foto: Forbes)

JAKARTA - Perundang-undangan pajak yang kontroversial yang disahkan pada hari Rabu secara permanen memotong tingkat pajak perusahaan dari 35% menjadi 21%. Pembebasan pajak ini menjadi kado natal dan tahun baru di 2017 bagi para milyarder di Amerika Serikat (AS).

Bahkan, miliarder Bob Parsons mengumumkan untuk memberikan 725 karyawannya bonus USD1,3 juta. Paling tidak ada 594 karyawan yang telah bekerja untuk YAM Worldwide selama lebih dari enam bulan masing-masing akan menerima USD2.000. Sementara untuk 131 karyawan yang telah berada di YAM enam bulan atau kurang masing-masing akan mendapatkan USD1.000.

Pengumuman tersebut merupakan cara Parson untuk merayakan peralihan rencana pajak GOP. Dia adalah salah satu milyarder pertama yang secara terbuka mengumumkan tagihan pajak yang baru.

Lahir dan tumbuh di kota Baltimore, Bob Parson harus berjuang hanya untuk masuk sekolah. Namun, dia akhirnya menghasilkan banyak uang dengan nama registrar GoDaddy, yang dikenal dengan iklan Super Bowl yang hebat.

Perjalanan bisnisnya memang tidak mudah. Bahkan, perusahaannya, GoDaddy, butuh hampir 10 bulan sebelum akhirnya diizinkan IPO pada Juni 2014. Dengan kepemilikan saham sebesar 28%, Bob Parsons menjadi merupakan pemegang saham terbesar perusahaan. Meskipun, Parsons telah meninggalkan posisinya sebagai pimpinan eksekutif GoDaddy pada Juni 2014.

Sejak saat itu, penduduk Scottsdale, Arizona, tersebut telah mendedikasikan lebih banyak waktu untuk melakukan pekerjaan amal, mengembangkan koleksi sepeda motornya, dan meraup real estat melalui perusahaan investasinya, YAM Properties. Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya sebesar USD1,84 miliar.

Sebelum menjadi seorang pengusaha, Parsons adalah seorang Marinir dan melakukan tur ke Vietnam pada tahun 1969. Dia mendapatkan Cross of Gallantry dari perang Vietnam dan Purple Heart untuk pelayanannya.

Setelah menjual perusahaan pertamanya ke Intuit seharga USD64 juta, dia mendirikan GoDaddy pada 1997, pada awalnya menyebutnya Jomax Technologies. Pada 2011, dia menjual mayoritas GoDaddy kepada sekelompok investor ekuitas swasta dan meninggalkan posisinya sebagai CEO.

Pada 2014, dia meninggalkan posisinya sebagai ketua eksekutif, namun tetap duduk di dewan GoDaddy. Sejak meninggalkan perannya sehari-hari dengan perusahaan tersebut, Parsons telah menggunakan sebagian besar waktunya dan kekayaannya dalam kegiatan amal dengan yayasan yang dia mulai dengan istrinya Renee. Mereka telah menyumbangkan hampir USD72 juta untuk amal selama tiga tahun terakhir.

Pasangan ini menikah pada tahun 2009 dalam sebuah upacara mewah di Keswick Hall di luar Charlottesville, Virginia. Parsons mengupload sebuah trailer untuk video pernikahannya ke halaman YouTube-nya. GoDaddy juga kerap mensponsori Patrick sejak 2006, dan dia muncul di hampir 30 iklan untuk situs registrasi domain, beberapa di antaranya gagal.

Selain mengembangkan kegiatan amalnya, dia juga memiliki tiga dealer sepeda motor untuk koleksi sepeda pribadinya. Dia memiliki berbagai sepeda motor yang menarik seperti BMW K1300S-nya, lengkap dengan cat cat Captain America dan memiliki BMW 1200GT yang sudah dilukis dengan pola tengkorak.

Parsons berencana untuk membangun dealer Harley Davidson terbesar di dunia di Scottsdale. Pada 2011, Parsons banyak dikritik setelah video dirinya tengah berburu gajah di Afrika muncul di internet. Dia membela tindakannya, dengan mengatakan bahwa dia membantu penduduk setempat mengendalikan populasi gajah.

Pada 2013, dia membeli sebuah klub golf seluas 292 acre seharga USD600.000, dan menamainya Scottsdale National Golf Club. Pada 2014, dia kembali membangun sebuah klub baru dengan dana USD35 juta. Pada Januari 2015, dia meluncurkan Parsons Xtreme Golf, sebuah perusahaan baru yang membuat klub golf dengan desain unik dan teknologi paduan yang dipatenkan. Klub yrtdrbu melakukan debut mereka di PGA Tour dengan kesepakatan dukungan dengan juara tur Ryan Moore.

Selain itu, Parsons juga memiliki sembilan pusat perbelanjaan di daerah Phoenix, dengan total lebih dari 675.000 kaki persegi real estat komersial. Perusahaan investasinya membayar hampir USD37 juta untuk Scottsdale Grayhawk Center. Parsons tidak melakukan apapun setengah jalan. Alih-alih hanya menuangkan satu ember di atas kepalanya untuk ALS Ice Bucket Challenge musim panas lalu, dia membawa 10 bak penuh berisi air yang dituangkan kepadanya dan menyumbang total USD100.000.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini