nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lakukan 8 Hal Ini! Anda Akan Betah di Tempat Kerja

Agregasi Senin 08 Januari 2018 23:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 08 320 1841557 lakukan-8-hal-ini-anda-akan-betah-di-tempat-kerja-bu3c634Qhz.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Saat ini untuk bisa bertahan di tempat kerja bukanlah hal yang mudah dilakukan, apalagi menjadi top performer di perusahaan tempat Anda bekerja. Jika mudah, tentu saja tidak akan banyak orang yang gampang untuk menyerah dan berhenti.

Dalam perjalanan karier, tentu saja banyak kendala dan permasalahan yang menjadi faktor yang membuat seseorang berhenti untuk bekerja, seperti pekerjaan yang terlalu banyak, konflik dengan rekan kerja, pandangan yang tidak sama, dan masih banyak lainnya.

Namun, kalau Anda memang menginginkan untuk betah di tempat kerja, lakukanlah hal di bawah ini agar nyaman dan awet bekerja di perusahaan Anda saat ini.

1. Bijak dalam Mengatasi Konflik yang Terjadi

Konflik dalam dunia kerja merupakan hal yang wajar saja terjadi. Banyak faktor yang dapat menyebabkannya. Mulai dari adanya perbedaan pendapat dan pikiran, pola komunikasi, kesalahan pribadi, hingga banyak yang lainnya. Sayangnya, kebanyakan orang cenderung untuk lebih fokus pada siapa yang menyebabkan masalah bukan pada penyelesaian konflik.

Karena itu, hal pertama yang perlu Anda pelajari adalah bagaimana cara yang tepat untuk menyelesaikan segala konflik dengan benar. Anda bisa memulainya dengan cara mengubah fokus untuk tidak mencari siapa yang salah atau benar, tetapi lebih kepada penyelesaian dari konflik tersebut secara bijak. Mulailah dengan komunikasi dan melanjutkannya dengan meminta maaf.

2. Punya Opini? Kemukakan dengan Jelas

Terkadang banyak permasalahan yang terjadi dikarenakan kurangnya kemampuan seseorang dalam menyampaikan opini yang jelas kepada rekan kerja, atasan, ataupun bawahan. Tak jarang hal tersebut akhirnya menimbulkan kesalahpahaman yang menyebabkan konflik.

Padahal, masalahnya hanya Anda yang kurang jelas dalam memberikan informasi ataupun pendapat. Tidak ada salahnya untuk mencoba belajar berbicara yang jelas kepada orang lain. Jika memang Anda tidak dapat mengingat banyak hal, tidak usah malu untuk membawa note kecil yang berisikan poin-poin penting.

3. Terbuka atas Masukan yang Datang

Sebagian besar orang terkadang tidak menyukai masukan dari orang lain. Akan muncul sifat penolakan mengenai masukan-masukan tersebut karena merasa kurang bisa menerimanya. Namun, sebenarnya tidak ada salahnya untuk menerima masukan tersebut dengan mengambil pesan positif yang disampaikan. Masukan-masukan yang datang dapat membangun diri Anda menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

4. Menyampaikan Masukan yang Membangun

Tak hanya belajar untuk terbuka atas masukan yang datang. Anda juga harus belajar untuk masukan yang membangun. Seperti yang sudah dijelaskan, tak sedikit orang yang memang tidak bisa menerima masukan. Karena itu, belajarlah untuk menyampaikan masukan yang membangun.

Yang dimaksud dengan masukan yang membangun adalah memberikan masukan yang berkontribusi bagi kemajuan perusahaan dan orang tersebut. Karena itu, perhatikan terlebih dahulu kondisi emosi dari lawan bicara. Jangan pernah memberikan masukan di depan umum karena akan mengesankan Anda seperti main hukum sendiri. Tak hanya memberikan masukan, penting pula untuk memberikan saran yang dapat membantu seseorang menjadi lebih baik lagi.

5. Lebih Sering Mendengar

Hal lain yang penting untuk dipelajari adalah bagaimana Anda bisa menjadi pendengar yang baik. Tentunya semua orang akan senang jika diperhatikan dan didengarkan dengan baik. Yang harus Anda pahami adalah kemampuan Anda untuk mendengarkan sama pentingnya dengan kemampuan dalam berbicara. Karena itu, penting untuk melatih kedua kemampuan tersebut. Tanamkan dalam diri Anda jika mendengar untuk mengerti bukan merespons.

6. Beri Apresiasi Jika Itu Perlu

Tidak ada orang yang tidak senang diapresiasi. Bahkan, pada dasarnya, semua orang senang mendapat apresiasi. Namun, masalahnya banyak orang yang merasa gengsi untuk mengapresiasi seseorang. Jadi, tidak ada salahnya untuk belajar memberikan apresiasi kepada orang lain saat mencapai sesuatu.

7. Hindari Jadi Sosok yang Egois

Banyak konflik dipicu karena tidak dapat mengontrol ego, bahkan berujung dengan pertikaian yang tidak kunjung berakhir. Untuk itu tidak ada salahnya untuk belajar menurunkan ego saat memberikan masukan ataupun menerima masukan. Lebih baik untuk mencari jalan tengah dibandingkan menghabiskan waktu untuk berdebat.

8. Tak Mudah Terbawa Amarah

Terkadang banyak kondisi yang menyebabkan kekhawatiran yang kemudian memicu Anda untuk terus-menerus memikirkannya dan menghabiskan waktu berharga. Padahal, kondisi ini belum tentu terjadi. Dibandingkan memikirkan hal-hal yang kurang penting, akan lebih baik untuk untuk mengalokasikan waktu untuk memikirkan cara efisien menyelesaikan masalah yang ada. Jadi, latihlah diri Anda untuk tak mudah terbawa amarah saat ada masalah.

Berpikirlah secara Terbuka dan Miliki Kualitas yang terbaik

Bertahan di tempat kerja memang bukanlah hal yang mudah jika banyak perbedaan dalam lingkungan kerja. Karena itu, latihlah diri untuk berpikir secara terbuka dan miliki kualitas terbaik yang menambah nilai plus sendiri bagi Anda.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini