Pemerintah Raih Rp13 Triliun dari Lelang Sukuk

ant, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 14:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 10 20 1842898 pemerintah-raih-rp13-triliun-dari-lelang-sukuk-v14sSm52GA.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah menyerap dana sebesar Rp13 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada 9 Desember 2018 dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp32,2 triliun.

Keterangan pers tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Raby (10/1/2018), menyebutkan jumlah dana diserap Rp13 triliun itu berasal dari seri SPNS10072018, PBS016, PBS002, PBS017, PBS012, dan PBS004.

Baca Juga: Mantap! Pemerintah Kantongi Rp5,7 Triliun dari Lelang Sukuk

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS1007018 mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,42703% dan imbalan secara diskonto. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 10 Juli 2018 sebesar Rp10,6 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 4,28125% dan tertinggi 5,03125%.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS016 sebesar Rp4,37 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,56759% dan tingkat imbalan 6,25%. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Maret 2020 ini mencapai Rp7,19 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,43750% dan tertinggi 5,90625%.

Baca Juga: Catat! Pemerintah Incar Utang Rp6 Triliun via Lelang Sukuk Pada 18 April

Untuk seri PBS002, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,55 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,9% dan tingkat imbalan 5,45%. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Januari 2022 ini mencapai Rp3,062 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 5,78125% dan tertinggi 6,15625%.

Untuk seri PBS017, jumlah dimenangkan mencapai Rp2,57 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,31306% dan tingkat imbalan 6,125%. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2025 ini mencapai Rp3,54 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,06250% dan tertinggi 6,56250%.

Baca Juga: Anggaran Terbatas, Sukuk Daerah Sangat Mendesak Direalisasikan

Untuk seri PBS012, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,87 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,96972% dan tingkat imbalan 8,875%. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Nopember 2031 ini mencapai Rp6,136 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,90625% dan tertinggi 7,21875%.

Untuk seri PBS004, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,64 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,28711% dan tingkat imbalan 6,1%. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Februari 2037 ini mencapai Rp1,7 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,125% dan tertinggi 7,40625%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini