Image

Kawasan Cibubur Jadi Buruan Berkat TOD

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018, 15:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 10 470 1842944 kawasan-cibubur-jadi-buruan-berkat-tod-2zNVDRD7AA.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Sinar Mas Land melalui Kota Wisata Cibubur menciptakan kawasan hunian berkualitas terintegrasi sempurna dengan jaringan transportasi dari kota mandiri dengan Kota Jakarta.

Proyek yang dibangun dengan mengusung slogan “Harmoni dalam Kehidupan, Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga” ini merupakan salah satu proyek unggulan pengembang ini. Saat ini Kota Wisata Cibubur tengah menjadi primadona bagi para pemburu properti. Karena selain dekat dengan Jakarta, kota mandiri ini juga memiliki lokasi yang strategis.

Integrasi properti dengan transportasi menjadi aspek penting bagi setiap pengembang real estate. Penggabungan ini dinamakan transit oriented development (TOD). Adapun konsep dasar TOD adalah mengintregasikasikan transportasi yang ada di daerah sekitar seperti akses langsung pintu toll Cimanggis-Cibitung yang akan mulai beroperasi 2018.

Tol ini nantinya terhubung juga dengan Tol Jagorawi dan Tol JORR 2 (TB Simatupang) serta Tol JORR W2 ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Selain akses kendaraan pribadi, warga Kota Wisata juga akan semakin dimudahkan dengan sarana transportasi light rapid transit (LRT) dengan rute Cibubur-Cawang-Dukuh Atas yang rencananya mulai beroperasi pada 2018.

Sebelumnya warga Kota Wisata juga telah dimanjakan dengan akses transportasi shuttle bus . Bus ini beroperasi dari dalam Kota Wisata dan memiliki rute ke beberapa titik di pusat Kota Jakarta seperti Sudirman, Senayan, Semanggi, Grogol, ITC Mangga Dua, dan lainnya. Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Sinar Mas Land, menyebutkan, potensi pasar hunian di koridor timur Jakarta adalah yang akan berkembang paling pesat saat ini.

Hal ini, lanjut dia, karena harga tanah di area Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat sudah tinggi dan hunian trennya vertikal. Kota Wisata Cibubur telah dilengkapi dengan akses transportasi yang mudah dan terintegrasi, menjadikan kawasan ini menjanjikan keuntungan berinvestasi berlipat pada masa mendatang.

“Kami sadar bahwa kawasan hunian dan komersial terpadu yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal ini akan menjadi solusi atas kehidupan masyarakat Jakarta yang semakin hari semakin terjebak dalam kemacetan. Pembangunan tol Cimanggis- Cibitung dengan akses langsung ke dalam kawasan Kota Wisata dan LRT akan rampung serta dapat beroperasi pada 2018 mendatang,” tuturnya.

Sinar Mas Land juga dikenal sebagai pengembang kota mandiri (melalui BSD City Development), serta menjadi pelopor dalam pengembangan konsep perumahan kluster atau concept-clustered residential , yaitu Kota Wisata, Legenda Wisata, Grand Wisata, dan lain-lainnya.

Di samping itu, Sinar Mas Land juga merupakan pelopor pengembangan proyek inovatif strata mall atau trade center (ITC) di Indonesia. Sinar Mas Land sebagai pengembang properti berupaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap masalah pelestarian lingkungan melalui penerapan visi green di setiap proyeknya.

Kesadaran perusahaan untuk bertanggung jawab melestarikan lingkungan hidup diwujudkan melalui berbagai program, seperti pembangunan kawasan hijau Green Office Park, sertifikasi Green Building, mal tanpa dinding yang ramah lingkungan The Breeze, jalur-jalur pejalan kaki yang nyaman, serta berbagai acara untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Salah satunya melalui penyelenggaraan acara Festival Hijau yang diselenggarakan setiap tahun. Sejauh ini Sinar Mas Land telah menanam lebih dari tiga juta pohon di area komersial, pedestrian, median jalan, taman lingkungan, dan mengembangkan taman kota serta hutan kota. Inisiatif dan komitmen terhadap masalah sosial juga terus dilakukan melalui program-program CSR yang memberi kesempatan masyarakat sekitar dan usaha kecil dengan dapat menikmati pembangunan yang dilakukan Sinar Mas Land seperti penyediaan tempat usaha untuk 3.000 pelaku UMKM di pasar-pasar tradisional dan taman jajan kaki lima serta program-program CSR lainnya.

Rendra Hanggara


(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini