Sri Mulyani Revaluasi Aset Milik Negara, Naik Jadi Rp1.800 Triliun

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 10:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 11 20 1843322 sri-mulyani-revaluasi-aset-milik-negara-naik-jadi-rp1-800-triliun-IzX0pXJYQj.jpg (Foto: Lidya/Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan telah selesai melakukan kajian penghitungan ulang (revaluasi) Barang Milik Negara (BMN). Dari revaluasi ini, dia menyatakan ada penambahan nilai aset negara hingga Rp1.800 triliun.

Sri Mulyani menjelaskan, nilai aset meningkat karena dari hasil revaluasi jumlah aset juga mengalami peningkatan lebih dari 30%.

"Revaluasi aset, sudah keluar, sementara jumlah aset hampir 32% dan total valuasinya meningkat lebih dari Rp1.800 triliun," ungkapnya di Djakarta Theater, Rabu (10/1/2018) malam.

 Baca juga: Setelah 10 Tahun, Sri Mulyani Hitung Ulang Aset Negara di 2017

Dengan capaian ini, maka Sri Mulyani yakin saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit nilai aset negara dari BMN ink maka akan ada penambahan nilai hingga Rp1.800 triliun.

"Jadi itu artinya aset yang tadinya sama 32% sudah meningkatakan value kita sebesar Rp1.800 triliun. Artinya nanti di dalam neraca keuangan kita yang akan di audit oleh BPK untuk tahun anggaran 2018 neraca kita akan bertambah Rp1.800 triliun, itu baru 32% dari aset," tukasnya.

 Baca juga: Wah, Kemenkeu Catat Nilai Barang Milik Negara Rp2.188 Triliun hingga 2016

Seperti diketahui, ada 934.409 unit BMN yang akan dihitung ulang oleh pemerintah. Adapun aset tersebut terdiri dari tanah sebanyak 108.524 unit, gedung 434.801 unit serta lainnya sebanyak 391.084 unit.

Sementara itu, Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) mencatat hingga 30 Juni 2016 nilai aset yang dimiliki negara mencapai ‎Rp5.285 triliun. Khusus nilai BMN yang dikelola K/L mencapai Rp2.188 triliun dan umlah ini naik Rp1.959 triliun pada 2017.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini