Image

Bursa Asia Melemah Terseret Memerahnya Wall Street

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 08:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 11 278 1843292 bursa-asia-melemah-terseret-memerahnya-wall-street-p8OCCsMV25.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Bursa saham Asia melemah terseret anjloknya Wall Street pada pembukaan perdagangan Kamis. Hal ini tidak terlepas dari kekhawatiran investor terkait laporan China yang akan menghentikan pembelian obligasi pemerintah AS.

Selain itu, investor juga fokus pada laporan pendapatan triwulanan karena perusahaan asal Jepang sudah mempublikasi laporan keuangan.

 Baca juga: Pasar Saham Asia Masih Setia di Posisi Tertinggi 2007

Melansir CNBC, Kamis (11/1/2018), indeks saham acuan di Jepang, Nikkei turun 0,26% setelah dolar jatuh terhadap yen di sesi terakhir. Eksportir utama, termasuk produsen mobil dan teknologi, diperdagangkan lebih rendah di pagi hari, seperti saham Toyota turun 1,51% Honda turun 1,49% dan Sony turun sebesar 0,05%.

Sementara itu, indeks saham acuan Korea Selatan, Kospi turun tipis 0,21%. Kena imbas penurunan saham Samsung Electronics yang turun 0,25%. Saham-saham produsen mobil dan manufaktur juga turun, di antaranya Pembuat baja Posco dan Hyundai Steel masing-masing turun 1,74% dan 1,65%, sementara Hyundai Motor turun 1,29%. Indeks saham di Australia, ASX 200 turun 0,44%

 Baca juga: Wall Street Anjlok Gara-Gara Rumor China Stop Beli Obligasi AS

Salah satu alasan penurunan ini dikarenakan laporan China sebagai pembeli terbesar obligasi pemerintah AS yang akan memperlambat atau menghentikan pembeliannya menyusul rekomendasi dari pejabat di Beijing.

Tercatat, Wall Street langsung anjlok dengan indeks Dow Jones tergelincir 0,07% atau 16,67 poin, berakhir ke 25,369.13, indeks S&P 500 turun 0,11% menjadi ditutup pada 2.748,23 dan indeks Nasdaq turun tipis 0,14% menjadi berakhir pada 7.153,57.

Kabar tersebut juga membuat dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang pada sesi terakhir. Indeks dolar turun 0,18%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini