nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Produk Perikanan Indonesia Lebih Baik dari China, Tumbuh 2,31% per Tahun

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 15:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 11 320 1843511 produk-perikanan-indonesia-lebih-baik-dari-china-tumbuh-2-31-per-tahun-ceZchSJQKK.jpg Ilustrasi Perikanan. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pertumbuhan eskpor produk perikanan Indonesia disebut lebih baik ketimbang negara lain seperti seperti China, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Pasalnya, tingkat ekspor Indonesia mengalami kenaikan dibandingkan negara tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Nilanto Perbowo, mengungkapkan tren pertumbuhan nilai ekspor dan neraca perdagangan Indonesia mengalami perbaikan selama periode 2012-2016.

"Pertumbuhan nilai ekspor tercatat 2,31% per tahun dalam periode 2012-2016 dan pertumbuhan neraca perdagangan naik 2,67% per tahun," ujarnya di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Sedangkan pertumbuhan nilai ekspor China naik 2,29% per tahun dan neraca perdagangan tumbuh 0,60% per tahun. Kemudian, Vietnam nilai ekspornya naik 1,45% per tahun dan neraca perdagangannya turun 15,14% per tahun.


Baca Juga: Ekspor Produk Perikanan Indonesia Naik 8,2% Tembus Rp55,21 Triliun

Sedangkan Filipina nilai ekspornya naik 0,32% dan neraca perdagangan turun 6,75%. Sementara itu, nilai dan volume ekspor sepanjang periode Januari-November 2017 juga mengalami kenaikan.

Sekadar informasi, Nilanto menyebutkan nilai ekspor periode Januari-November 2017 mencapai USD4,09 miliar atau naik dibandingkan total nilai ekspor Januari-November 2016 sebesar USD3,78 miliar.

Nilai ekspor produk perikanan sepanjang Januari-November tahun ini naik 8,12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ujarnya. Kenaikan nilai ekspor juga diikuti dengan kenaikan volume ekspor produk perikanan. Nilanto menyebutkan, selama periode 11 bulan di 2017, volume ekspor produk perikanan mencapai 979.910 ton atau naik sebesar 0,39%.

Baca Juga: Investasi Sektor Perikanan Harus Dorong Aspek Ekologis dan Ekonomis

Di sisi lain, nilai impor produk perikanan dari Januari-November 2017 mencapai USD433.380. Tren impor selama 11 bulan di tahun 2017 naik 14,43%dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara volume impor juga naik 37,43% menjadi 346.350 ton. "Kenaikan nilai dan volume impor tidak berpengaruh terhadap nilai neraca perdagangan karena persentase nilai impor hanya 10,31% terhadap nilai ekspor," jelas dia.

Berdasarkan data KKP untuk komoditas utama yang diperdagangkan tren nilai ekspor Januari-November 2016-2017 mengalami kenaikan untuk komoditas udang 0,53%, tuna tongkol cakalang 18,57%, rajungan dan kepiting 29,46%, cumi sotong gurita 16,54%, rumput laut 23,35%, dan lainnya naik 3,61%.

Sementara itu, tujuan utama pasar ekspor mengalami kenaikan ke Amerika Serikat (AS) 12,82%, Jepang naik 8,31%, Asia Tenggara naik 3,42%, China naik 11,28%, dan Uni Eropa naik 9,38%.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini