Soal Penenggelaman Kapal, Menko Luhut Sudah Tak Mau Bicara

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 11 320 1843748 soal-penenggelaman-kapal-menko-luhut-sudah-tak-mau-bicara-7fQRDAnuwY.jpg Menko Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan enggan membahas penenggelaman kapal asing yang terbukti mencuri di perairain Indonesia. Sebelumnya, Luhut meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk menghentikan aksi penenggelaman kapal asing.

"Enggak usah lagi kalau itu saya enggak mau bicara lagi, enggak mau bicara," ujar Luhut singkat di Kantor Kemenko Maritim, Kamis (11/1/2018).

Sebelumnya, Menteri Susi juga memilih bersikap dingin perihal penenggelaman kapal. Susi tampaknya ingin menyudahi silang pendapat soal penenggelaman kapal.

Baca Juga: Ada 62 Kapal Siap Ditenggelamkan, Bagaimana Nasibnya?

Susi tidak berkata panjang lebar soal kontra pendapat mengenai penenggelaman kapal. Dia hanya berkata singkat selama dua menit di hadapan wartawan ketika membuka paparan kinerja dan outlook KKP tahun 2018. Susi pun langsung melenggang keluar ruangan.

Menurutnya, urusan penenggelaman kapal sudah dijelaskan oleh Presiden Jokowi. Pasalnya, masalah tersebut sudah terjadi dari 2013 dan sudah banyak penjelasan yang diberikan pihaknya.

Ke depannya, Susi mengaku akan lebih fokus kepada peningkatan kinerja dari kementeriannya. Dia tidak akan berkutat dnegan silang pendapat mengenai penenggelaman kapal.

Baca Juga: Ada Penenggelaman Kapal Saja Masih Banyak Pencuri Ikan, Bagaimana kalau Tidak?

Sebelumnya, sikap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Panjaitan yang meminta Menteri Susi untuk menghentikan aksi penenggelaman kapal, akhirnya menyulut berbagai pro dan kontra. Dia menilai saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan perlu fokus untuk meningkatkan produk ekspor perikanan Indonesia.

Pernyataan Luhut mendapatkan dukungan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ketimbang ditenggelamkan, Wapres menilai, kapal-kapal yang ditangkap dapat dilelang atau dipergunakan kembali mengingat saat ini dibutuhkan kapal-kapal penangkap ikan untuk meningkatkan ekspor.

Namun rupanya, Menteri Susi punya pandangan lain. Susi menilai penenggelaman kapal adalah upaya KKP untuk melindungi masyarakat nelayan lantaran perairan Indonesia adalah sasaran empuk bagi pelaku illegal fishing.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini