Wall Street Cetak Rekor Baru di 2018

ant, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 06:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 12 278 1843845 wall-street-cetak-rekor-baru-di-2018-jpuSrkS1Ce.jpg Ilustrasi: Shutterstock

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street menguat dan berakhir di rekor tertinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor optimis mengenai laporan laba perusahaan-perusahaan di kuartal keempat.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 205,60 poin atau 0,81% menjadi ditutup pada 25.574,73 poin. Indeks S&P 500 berakhir naik 19,33 poin atau 0,70% menjadi 2.767,56 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 58,21 poin atau 0,81% menjadi ditutup di 7.211,78 poin.

Tercatat, saham Delta naik 4,76% menjadi ditutup pada USD58,52 pada Kamis 11 Januari 2018, setelah perusahaan tersebut membukukan laba kuartalan lebih baik dari perkiraan.

 Baca juga: Wall Street Cetak Rekor Baru Jelang Laporan Keuangan Emiten 2017

Raksasa keuangan J.P. Morgan Chase, BlackRock, dan Wells Fargo termasuk di antara perusahaan-perusahaan yang dijadwalkan akan merilis hasil keuangannya pada Jumat (12/1/2018) waktu setempat.

Data terakhir dari Thomson Reuters menunjukkan bahwa laba gabungan perusahaan-perusahan komponen S&P 500 pada kuartal keempat 2017 diperkirakan akan meningkat 11,8% dari tahun ke tahun, sementara pendapatan mereka diperkirakan akan meningkat 6,9%.

Sementara itu, para analis juga akan mencari petunjuk tentang bagaimana perubahan terbaru pada kode pajak AS akan berdampak terhadap masing-masing perusahaan. Presiden Donald Trump menandatangani sebuah RUU bulan lalu yang memotong tarif pajak perusahaan menjadi 21% dari 35%.

 Baca juga: Wall Street Lanjutkan Kemenangan Berkat Kenaikan Harga Minyak

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 6 Januari, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 261.000, meningkat 11.000 dari tingkat sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 250.000.

Rata-rata pergerakan 4-minggu mencapai 250.750, meningkat 9.000 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 241.750.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini