Benny Tjokro Suntik Dana Lagi ke Hanson International Rp199,94 Miliar

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 15:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 12 278 1844094 benny-tjokro-suntik-dana-lagi-ke-hanson-international-rp199-94-miliar-PH7yozOk4S.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Hanson International Tbk (MYRX) mendapatkan suntikan dana sebesar Rp199,94 miliar. Suntikan dana ini, merupakan tambahan dana tahap ketiga.

Melansir situs Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/1/2018), Hanson telah melakukan penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) tahap ketiga. Suntikan dana tersebut, dilakukan oleh Benny Tjokrosaputro.

Adapun total jumlah saham yang diterbitkan, sebesar Rp1,57 miliar lembar dengan harga pelaksanaan saham sebesar Rp127 per saham. Rencananya, dana tersebut akan digunakan oleh perseroan untuk tambahan modal disetor di entitas anak, yaitu PT Mandiri Mega Jaya (MMJ), yang bergerak di bidang properti.

Tambahan setoran modal kepada MMJ tersebut, dilakukan perseroan dalam rangka ekspansi yaitu pembelian lahan baru di anak-anak usaha PT Mandiri Mega Jaya.


Baca Juga: Wow, Benny Tjokro Suntik Modal Rp175,64 Miliar ke Hanson International

Sebelumnya, Benny Tjokrosaputro, selaku Direktur Utama Hanson Internasional telah membeli 8,1% saham MYRX, Benny Tjokro menggelontorkan dana sekira Rp175,64 miliar. Dengan demikian, maka Benny Tjokro memiliki total saham sebesar 16,3 miliar atau sekira 18,56%. Adapun kepemilikan saham Benny Tjokro sebelum adanya private placement ini, yakni sebesar 8,32 miliar atau 10,42%.

Adapun tujuan dari transaksi ini, adalah memberikan tambahan modal di PT Mandiri Mega Jaya (MMJ), salah satu entitas anak perseroan. Dana tersebut, akan dipakai untuk mengembangkan usaha, dengan cara membangun kawasan industri atau melakukan investasi pada perusahaan yang bergerak dalam bidang properti dan jasa penunjang properti.

Baca Juga: Kalah dari Benny Tjokrosaputro, Goldman Sachs International Berencana Banding

Sekadar informasi, PT Hanson International Tbk (MYRX) mencatatkan rugi bersih yang cukup dalam pada tiga bulan awal 2017. Akibatnya, laba bersih perusahaan besutan Benny Tjokro tersebut turun Rp72,82 miliar atau sekira 814,77% jika dibandingkan tiga bulan awal 2016.

Melansir keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan di Jakarta, penurunan laba tersebut membuat kerugian bersih sebesar Rp63,88 miliar pada kuartal I-2017, dari sebelumnya laba sebesar Rp8,93 miliar sebesar pada kuartal I-2016.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini