Angkasa Pura I Catat 89,7 Juta Penumpang Sepanjang 2017

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 14:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 320 1844054 angkasa-pura-i-catat-89-7-juta-penumpang-sepanjang-2017-w0QICAaIJD.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) mencatatkan sepanjang tahun 2017 terdapat 89,7 juta penumpang. Angka ini meningkat 5,9% bila dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 84,7 juta penumpang di 13 bandara yang dikelola.

Adapun jumlah tersebut terdiri dari 69,8 juta penumpang domestik atau tumbuh 4,7% dibandikan tahun 2016 sebesar 66,7 juta penumpang. Kemudian 14,4 juta penumpang internasional atau tumbuh 11% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 13 juta penumpang. Serta 5,4 juta penumpang transit atau tumbuh 8,6% dari tahun sebelumnya sebesar 4,7 juta penumpang.

“Trafik penumpang tertinggi sepanjang tahun 2017 terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang melayani 21,05 juta penumpang datang dan berangkat atau meningkat 5,3% jika dibandingkan pada periode yang sama tahun 2016 yang mencapai 20,01 juta penumpang," jelas Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangannya, Jumat (12/1/2018).

Baca juga: AP II Pacu Bisnis Non-AERO 45%

Sementara untuk Bandara Adi Soemarmo Solo, kata Faik, menjadi yang tertinggi untuk pertumbuhan penumpang yang mencapai 27,2% atau telah melayani 2,78 juta penumpang dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,18 juta penumpang datang dan berangkat.

Selain itu AP I juga mencatatkan 791,49 ribu pergerakan pesawat sepanjang tahun 2017 atau meningkat 3,5% jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 764,53 ribu pergerakan pesawat.

Adapun jumlah tersebut meliputi 647 ribu pergerakan pesawat domestik, 89 ribu pergerakan pesawat internasional dan 55 ribu pergerakan pesawat lokal.

"Trafik pergerakan pesawat tertinggi terdapat di Bandara Juanda Surabaya yang melayani 148,73 ribu pergerakan pesawat atau meningkat 0,09% jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 148,59 ribu pergerakan pesawa," sebut dia.

Baca juga: Jadi Direktur di Petrokimia Gresik, Komisaris AP I Mundur

Sementara itu Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi bandara Angkasa Pura I dengan pertumbuhan pergerakan pesawat tertinggi hingga 13,2% atau mencapai 113,91 ribu pergerakan pesawat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 100,63 ribu pergerakan pesawat baik domestik, internasional dan lokal.

Adapun trafik Kargo mengalami kenaikan hingga 11,4% yaitu sebesar 403 juta kilogram (kg) dibandingkan pada periode yang sama tahun 2016 sebesar 362 juta kg. Jumlah tersebut meliputi 334 juta kg kargo domestik dan 69 juta kg kargo internasional.

Trafik kargo tertinggi terdapat di Bandara Juanda Surabaya yang melayani 97,65 juta kg atau tumbuh 1,4% dari tahun sebelumnya sebesar 96,28 juta kg. Pertumbuhan kargo tertinggi terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang mencapai 37,8% atau mencapai 71,06 juta kg yg dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 51,56 juta kg.

Faik mengatakan, do 2018 AP I akan fokus mengingkatkan kualitas pelayanan serta fokus pada Proyek Strategis Nasional yakni pembangunan beberapa bandara internasional dibawah naungannya.

“Kami akan memfokuskan diri pada percepatan Proyek Strategis Nasional seperti seperti Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Pembangunan Bandara Internasional Baru Yogyakarta serta Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin serta pengembangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali guna mendukung Bali sebagai tuan rumah IMF World Bank,” tutup dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini