Masuk Tahun Politik, Alasan BI Yakin Kredit Perbankan Bisa Tembus 12%

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 17:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 320 1844180 masuk-tahun-politik-alasan-bi-yakin-kredit-perbankan-bisa-tembus-12-MiF3S4jVWX.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan kredit pada tahun 2018 akan lebih baik lagi dibandingkan tahun 2017. BI sendiri memperkirakan pertumbuhan kredit pada tahun 2018 berada dikisaran 10-12%.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Erwin Rijanto mengatakan optimisme tersebut bukanya tanpa alasan. Karena dirinya memperkirakan kondisi perekonomian baik dalam negeri maupun luar negeri pada tahun 2018 ini mulai pulih.

Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi disejumlah negara yang mulai meningkat pada tahun 2017 lalu. Sedangkan perekonomian di Indonesia juga mulai menunjukan geliat pada tahun lalu, terbukti dari berbagai lembaga survey dunia yang memprediksi perekonomian Indonesia akan meningkat di masa mendatang.

"Saya yakin itu karena situasinya memang lebih bagus, ekonomi luar negeri diprediksikan lebih bagus," ujarnya saat ditemui di komplek Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Baca Juga: BI: Pertumbuhan Kredit 2017 8,1%

Selain itu, dia melihat konsolidasi perbankan (holding perbankan) akan segera rampung pada tahun 2018. Hal itu tentu berdampak kepada oenurunan suku bunga yang akan cenderung terungkap pada tahun 2018 nanti. "Indonesia inflasi rendah,suku bunga akan cenderung turun, jadi tidak ada alasan untuk tidak moving lebih bagus," jelasnya.

Selain itu lanjut Erwin, pada tahun depan juga Indonesia akan memasuki tahun politik. Di mana aktivitas ekonomi akan meningkat untuk kebutuhan belanja politik. "Politik kan justru orang banyak nyetak kaos, banyak spending banyak aktiivitas ekonomi, itu malah positif. jadi gejolak enggaklah," jelasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini