Image

INSPIRASI BISNIS: Jasa Pembayaran Listrik hingga Telepon Dicari Pelanggan, Modalnya Ringan!

Fakhri Rezy, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018 18:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 320 1844186 inspirasi-bisnis-jasa-pembayaran-listrik-hingga-telepon-dicari-pelanggan-modalnya-ringan-Aike6jIHJp.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Padatnya kesibukan masyarakat membuat mereka tidak sempat mengurus hal yang sifatnya remeh-temeh, seperti membayar rekening listrik, telepon, air atau televisi berlangganan.

Disadur dari buku ‘Top 50 Bisnis Rumahan Super Tajir’ terbitan pertama tahun 2014, berikut peluang usaha jasa pembayaran.

A. Peluang Bisnis

Kesempatan ini bisa kita jadikan peluang bisnis. Salah satunya menjadi agen rekening listrik, telepon, air, televisi berlangganan, dan lain-lainnya.

Tugas Anda adalah membantu untuk membayarkan tagihan mereka.

B. Persiapan Memulai Bisnis

1. Anda harus dapat mengatur pembayaran tagihan dari setiap pengguna jasa.

2. Belajar melobi sehingga orang lain percaya kepada Anda.

3. Mulailah dengan menawarkan jasa ke orang-orang terdekat.

C. Strategi Pasar

1. Buatlah jadwal agar semua pembayaran terkoordinasi dengan baik.

2. Menjaga hubungan baik dengan pelanggan dan loket pembayaran.

3. Berikan kabar kepada pelanggan ketika tagihan sudah selesai dibayarkan.

D. Hambatan bisnis

1. Sulit mendapatkan kepercayaan dari calon pelanggan karena uang merekalah yang Anda pegang.

2. Persaingan dari usaha sejenis yang lebih dahulu ada.

E. Tips Sukses

1. Bekerja sama dengan loket pembayaran listrik, telepon, air, televisi berlanggan dan lain-lain.

2. Membantu mengingatkan pelanggan mengenai tanggal jatuh tempo pembayaran rekening listrik, telepon, air dan televisi berlangganan.

3. Semakin banyak pelanggan Anda, semakin besar keuntungan yang diperoleh. Apalbila anda menwarkan jasa anda di perumahan elite, Anda bisa menaikkan tarif, misalnya menjadi Rp10.000 setiap keluarga.

F. Analisis Bisnis

 

INVESTASI AWAL

Sepeda motor

Rp5.000.000

Total investasi awal

Rp5.000.000

Masa manfaat peralatan adalah 3 tahun atau 36 bulan dan memiliki nilai residu sebesar Rp100.000. Biaya penyusutan per bulan adalah Rp5.000.000 dikurangi Rp100.000 dibagi 36 bulan menjadi Rp137.000 per bulan.

Target dalam sebulan mendapatkan 100 tagihan untuk dibayarkan dengan tariff Rp7.500 per tagihan.

BIAYA OPERASIONAL

BBM

Rp120.000

Kuitansi

Rp5.000

Biaya penyusutan peralatan

Rp137.000

Lain-lain

Rp35.000

Total biaya operasional

Rp297.000


Analisis Break Event Point (BEP)

Dengan Omzet sekira Rp750.000 dan total biaya operasional Rp297.000 maka laba menjadi Rp297.000. Demikian, balik modal menjadi 11 bulan.


(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini