Baru Lulus? Ini Cara Negosiasi Gaji di Kantor Pertama

Agregasi Minggu 14 Januari 2018 05:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 13 320 1844600 baru-lulus-ini-cara-negosiasi-gaji-di-kantor-pertama-T0Y8t0KM6a.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Dalam proses wawancara kerja, pastinya akan ada sesi di mana pelamar kerja dan pihak perusahaan bernegoisasi tentang gaji yang akan diterima. Biasanya hal ini dilakukan setelah wawancara kerja selesai dilakukan. Bagi Anda yang sudah berpengalaman, tentunya ini akan menjadi hal yang mudah dan biasa.

Namun, berbeda bagi para fresh graduate yang belum memiliki pengalaman, tentu saja akan sangat membingungkan untuk menentukan gaji yang tepat. Agar Anda tidak kebingungan dalam menentukan hal tersebut, tips dan cara di bawah ini akan sangat membantu dalam mengatasi negoisasi gaji.

1. Lakukan Riset Terlebih Dahulu

Sebelum melakukan negoisasi gaji, akan lebih penting jika melakukan riset terlebih dahulu mengenai perusahaan tersebut. Carilah informasi sebanyak mungkin mengenai data gaji sesuai dengan posisi Anda.

Jangan lupa pula untuk mengombinasikan dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki dan lokasi perusahaan. Jika Anda melamar pekerjaan pada posisi umum yang mana tidak sesuai dengan pendidikan yang dimiliki, ada baiknya cari tahu tentang UMR di daerah tersebut.

Namun, jika Anda melamar pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan, cobalah untuk mencari informasi mengenai daftar gaji beberapa perusahaan di Indonesia. Anda juga dapat bertanya langsung kepada kerabat ataupun teman yang juga memiliki pengalaman kerja.

2. Sebutkan dengan Spesifik

Setelah melakukan riset, Anda mungkin sudah memiliki bayangan tentang seberapa besar gaji yang mungkin bisa didapatkan. Saat negoisasi gaji, akan lebih baik jika menjawabnya secara spesifik dan jangan menyebut kisaran.

Dengan menyebutkan jumlah atau angka, Anda akan dinilai sebagai sosok yang tegas mengenai hal yang berkaitan dengan keuangan dan menghargai nilai diri sendiri. Tidak ada salahnya untuk menyebut langsung nilai dan angka sesuai hasil riset gaji yang sudah dilakukan sebelumnya.

3. Jangan Pasrah

Sebisa mungkin hindari kata-kata “terserah” saat melakukan negoisasi gaji. Mungkin Anda ingin terkesan penurut dan polos, tapi dapat dikatakan jika kata-kata ini cukup terlarang dalam negoisasi gaji. Misalnya, jika gaji yang ditawarkan perusahaan jauh dari standar yang ada.

Meskipun Anda seorang fresh graduate, tetap pertimbangkan hal ini karena berkaitan dengan masa depan. Meskipun begitu, jangan pernah mengucapkan kata terserah. Dengan mengucapkan kata terserah, hanya akan membuat Anda terlihat sebagai seseorang yang kurang percaya diri ataupun tidak memiliki pendirian yang kuat.

4. Berusaha Meyakinkan Perusahaan

Setelah Anda menyebutkan nilai atau angka gaji yang ditawarkan, jangan lupa pula untuk berusaha meyakinkan pihak interviewer. Yakinkan jika gaji yang diminta tersebut sudah sesuai dengan kualitas yang dimiliki, lokasi, dan apa yang akan dikerjakan nantinya di perusahaan tersebut. Anda juga harus meyakinkan kalau nilai tersebut sudah diperhitungkan dengan matang untuk kebutuhan hidup sehari-harinya.

5. Gigih Saat Penawaran Pertama Ditolak

Bagaimana jika penawaran gaji Anda ditolak? Jangan memperlihatkan rasa kecewa ataupun sedih. Tetap berusahalah gigih mempertahankan permintaan Anda, namun tetap dengan nada dan kata yang santun. Anda bisa mencoba menjelaskan alasan meminta nilai gaji tersebut, seperti untuk biaya hidup, tabungan, ataupun memberi orangtua.

Jelaskan pula kepada pihak perusahaan manfaat yang didapatkan dengan memberikan nominal gaji tersebut. Karena itu, jangan ragu untuk mempromosikan diri dengan profesional dan santun.

6. Fleksibel

Jika pihak perusahaan tetap tidak mau menerima penawaran gaji Anda tersebut dan menawarkan dengan nominal yang lebih rendah, cobalah untuk melakukan teknik fleksibel, yaitu dengan menanyakan jika ada kompensasi lainnya di luar dari gaji utama.

Entah itu tunjangan transportasi, bonus tahunan, asuransi kesehatan, dan masih banyak lainnya. Jika merasa puas dengan penawaran tersebut, mungkin Anda bisa menerima nominal gaji yang ditawarkan perusahaan.

Jangan pernah merasa kecewa ataupun bersedih, Anda bisa mencoba bekerja dulu untuk mendapatkan pengalaman bekerja yang nantinya bermanfaat untuk perkembangan Anda ke depannya.

Jangan Buru-buru Saat Bernegoisasi

Gaji memang masalah yang cukup sensitif didiskusikan, tetapi jangan sampai gegabah dan terburu-buru dalam menentukan nominal gaji yang ditawarkan. Gaji yang didapatkan nantinya akan sangat berpengaruh untuk masa depan Anda.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini