nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inilah Tahapan yang Harus Dilalui dalam Melakukan Ekspansi Bisnis

Agregasi Minggu 14 Januari 2018 06:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 13 320 1844602 inilah-tahapan-yang-harus-dilalui-dalam-melakukan-ekspansi-bisnis-yxZrKGMFLD.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Dalam sebuah bisnis, tentu saja pemilik bisnis terkadang menginginkan untuk memperbesar skala bisnis yang sedang dijalankannya atau yang dikenal dengan ekspansi bisnis. Melakukan ekspansi bisnis dapat dilakukan dengan cara apa pun. Entah membuka toko fisik bagi Anda yang selama ini menjalankan bisnis, menambah cabang baru, menambah variasi produk, dan lainnya.

Namun, melakukan ekspansi bisnis bukanlah hal yang mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Jika Anda tidak memiliki perencanaan yang matang dan tepat, tentunya ekspansi bisnis yang Anda inginkan tidak akan berjalan sesuai rencana. Untuk itu, perhatikan tahapan-tahapan berikut ini sebelum memutuskan untuk menjalankan ekspansi bisnis.

1. Buatlah Perencanaan yang Matang

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum melakukan ekspansi bisnis adalah dengan membuat perencanaan sematang mungkin. Bisnis yang siap dikembangkan tentunya memiliki perencanaan yang baik.

Namun, akan lebih baik jika Anda mencoba memerhatikan kondisi bisnis yang dijalankan. Apakah sudah pantas untuk dikembangkan atau tidak. Untuk itu, Anda bisa memerhatikan hal-hal berikut ini.

• Bisnis yang sudah siap untuk ekspansi dikarenakan penjualannya yang lancar dan tentu saja memiliki jumlah konsumen yang signifikan jumlahnya.

• Dalam lima tahun ke depan, bisnis tersebut sudah memiliki produk sendiri dengan brand sendiri.

• Memiliki pasar yang cukup luas dengan permintaan yang cukup besar. Dengan begitu, nantinya perlu adanya pasar baru yang dapat menampung penjualan.

• Membutuhkan karyawan baru agar kegiatan operasional dapat berjalan dan proses penjualan dapat lebih efektif dan cepat.

Setelah hal tersebut dimiliki bisnis yang Anda jalankan, saatnya untuk membangun perencanaan yang matang. Mula-mula Anda membutuhkan target spesifik mengenai hal apa yang ingin dicapai, selain tingkat penjualan produk.

Sebagai pemilik bisnis, penting pula untuk membuat rencana perkembangan bisnis yang akan dilakukan dalam jangka waktu terdekat. Ada banyak macam plan yang dapat dilakukan. Mulai dari penambahan produk, layanan baru, memperluas target pasar, membuka toko baru, dan lainnya.

Namun, sebelum semua itu dilakukan, akan lebih baik untuk memperkuat di pusat terlebih dahulu yang mana menjadi tumpuan dalam perkembangan bisnis selanjutnya.

2. Tentukan Model Bisnis Selanjutnya yang Digunakan

Saat berencana melakukan ekspansi bisnis, tentu saja model bisnis selanjutnya tidak akan sama dengan yang sudah pernah dilakukan. Dalam jangka panjangnya, dibutuhkan Standard Operating Procedure (SOP) yang baru.

Apalagi jika Anda menambah karyawan baru, tentu saja aktivitas bisnis yang dilakukan juga akan berubah. Termasuk pula pada metode penjualannya yang akan berubah perlahan.

Untuk itu, pentingnya menentukan model bisnis baru yang dapat membantu dalam penentuan standar ataupun metode yang tepat yang digunakan dalam kegiatan bisnis. Selain itu, jika Anda sudah menentukan tentang target pasar dan jenis produk baru yang bervariatif, penting pula untuk menentukan metode tepat yang digunakan untuk mencakup target pasar, penjualan pasar, hingga bagaimana cara mendapatkan engagement.

3. Mulai Menghitung Modal yang Dibutuhkan

Untuk mengembangkan sebuah bisnis, tentu saja dibutuhkan modal usaha. Entah itu untuk membangun toko baru, membangun pabrik sendiri, membeli peralatan baru, menggaji karyawan, dan lainnya. Dan semua hal tersebut tentu saja membutuhkan modal yang tidak sedikit.

Mungkin Anda berpikir untuk menggunakan keuntungan yang didapat selama ini sebagai modal usaha. Namun, tentu saja hal tersebut akan berpengaruh pada cash flow yang bisa saja terganggu untuk menjalankan operasional bisnis sebelum ekspansi dilakukan.

Untuk mengatasi hal ini, mungkin Anda bisa mengajukan pinjaman kepada pihak bank. Mengajukan pinjaman bukan berarti jika kondisi keuangan sudah tidak mampu. Namun, kebanyakan pemilik bisnis menggunakan pinjaman tersebut agar dapat mengatur arus dari kas bisnisnya.

Saat ini mengajukan pinjaman bukanlah hal yang sulit. Anda bisa mengajukan pinjaman dengan jaminan ataupun tidak. Semua hal tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi finansial dan perkembangan bisnis yang dijalankan.

Jangan Melakukannya dengan Gegabah

Melakukan ekspansi bisnis memiliki risiko yang cukup besar sehingga benar-benar dibutuhkan perencanaan yang matang. Jangan melakukannya dengan gegabah ataupun karena hanya ikut-ikutan saja. Salah sedikit malah membuat bisnis yang Anda jalani mengalami kebangkrutan.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini