Share

Menteri BUMN: Proyek Makassar New Port Dipercepat

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 16 Januari 2018 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 16 320 1845646 menteri-bumn-proyek-makassar-new-port-dipercepat-ApcryTq17K.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

MAKASSAR – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengimbau pembangunan Makassar New Port (MNP) bisa dipercepat. Ia meminta pelabuhan baru bisa dioperasikan mulai tahun ini.

“Sekarang saya melihat bahwa perkembangannya cepat sekali. Karena ini memang sudah sangat dibutuhkan. Apalagi pelabuhan di Makassar cukup padat sehingga mau tidak mau harus lebih cepat,” kata Rini saat meninjau langsung lokasi MNP.

Baca Juga: Luhut: ADB Tawarkan Rp200 Triliun untuk Normalisasi Sungai Citarum

Rini menargetkan akhir tahun ini pelabuhan tersebut sudah beroperasi. Dengan begitu, peti kemas di pelabuhan Makassar sekarang sudah bisa segera dialihkan ke MNP. Sebab aktivitas kenaikan ekspor saat ini besar, per bulan sudah mencapai 3.000 kontainer.

MNP digadang-gadang menjadi pelabuhan termodern di Indonesia. Intermodanya, kata Rini, terkomplet. Terhubung dengan jalur kereta api hingga tersambung langsung dengan jalan tol. Dengan begitu, hal ini diharapkan dapat mempermudah transportasi pemindahan barang dari kapal ke kereta ataupun truk. Ia meminta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) segara berkoordinasi dengan pihak bea-cukai agar segera mengomunikasikan skema monitoring yang akan menggunakan sistem digitalisasi sehingga proses keluarmasuk barang bisa dipantau cepat dan efektif. “Jadi, demikian dengan kemudahan- kemudahan ini ekspor bisa meningkat sehingga harga produk/logistik bisa lebih murah,” kata dia.

Baca Juga: 10 Tahun Urus Citarum Sendirian, Aher: Hari Ini Sejarah Baru

Direktur Utama PT Pelindo IV Doso Agung menjelaskan, pembangunan MNP tahap I ditargetkan rampung pada akhir 2018. “Sehingga operasional pelayanan peti kemas memungkinkan dilakukan pada awal 2019 mendatang,” kata Doso Agung. Dia menyebutkan, per 14 Januari 2018 total progres konstruksi fisik dari proyek tersebut telah mencapai 58,26%. Terdiri dari progres di tahap I A mencapai 57,99%; tahap I B 62,34%; dan tahap I C 39,30%.

Kepala Satuan Pengelola Proyek MNP Arwin menambahkan, pembangunan MNP terbagi dalam beberapa tahapan utama karena untuk tahap I terdiri dari tiga paket pengerjaan, yakni paket A, B, dan C.

(Syachrul Arsyad)

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini