nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Melemah, 3 Indeks Kompak Turun

ant, Jurnalis · Rabu 17 Januari 2018 07:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 17 278 1846088 wall-street-melemah-3-indeks-kompak-turun-u0lmv2LX3Z.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

NEW YORK - Wall Street berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah menyentuh rekor tertinggi di awal sesi. Pelemahan terjadi karena investor mempertimbangkan kemungkinan adanya penutupan operasional pemerintah.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 10,33 poin atau 0,04% menjadi ditutup di 25.792,86 poiin. Indeks S&P 500 berkurang 9,82 poin atau 0,35% menjadi berakhir di 2.776,42 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 37,38 poin atau 0,51% menjadi 7.223,69 poin.

Kongres harus meloloskan rancangan undang-undang pengeluaran untuk menghindari penutupan operasional pemerintahan, menurut CNBC.

Baca Juga: Wall Street Kembali Cetak Rekor di Akhir Pekan

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin telah meminta Kongres untuk menaikkan pagu/plafon utang pemerintah federal pada akhir Februari, demikian sebuah laporan Bloomberg News.

Penangguhan batas utang berakhir pada 8 Desember 2017 dan batas utang dikembalikan lagi ke posisi semula sekitar USD20,4 triliun.

Mnuchin mengatakan bahwa Kementerian Keuangan dapat menggunakan langkah-langkah luar biasa untuk mendanai pemerintah federal setidaknya sampai Januari dalam batas utang USD20,4 triliun.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Lanjutkan Penguatan

Kongres mungkin berusaha menaikkan plafon utang pada Februari dengan melampirkan langkah-langkah pada rancangan undang-undang pengeluaran pemerintah, kata laporan Bloomberg News.

Para analis mengatakan, sebuah titik pertengkaran antara Partai Republik dan Demokrat adalah sebuah rancangan undang-undang imigrasi yang ingin diloloskan Demokrat, yang memiliki upaya-upaya rumit untuk membuat pemerintahan tetap buka.

Baca Juga: Wall Street Cetak Rekor Baru di 2018

Data historis menunjukkan bahwa S&P 500 kembali ke negatif 0,3% satu minggu setelah penutupan pemerintah, menurut analis pasar.

Saham-saham AS reli pada Selasa pagi, dengan Dow menyentuh 26.000 untuk pertama kalinya, karena laba perusahaan-perusahaan utama yang keluar lebih baik dari perkiraan.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini