nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Tak Reshuffle Menteri Ekonomi, Bambang Brodjonegoro: Baik-Baik Saja

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 17 Januari 2018 16:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 17 320 1846345 jokowi-tak-reshuffle-menteri-ekonomi-bambang-brodjonegoro-baik-baik-saja-DWHkIFHsHS.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) pagi tadi telah mengumumkan reshuffle Kabinet Kerja. Dalam reshuffle ketiga ini Jokowi tak mengutak-atik jabatan para menteri ekonomi.

Pengumuman reshuffle yang dilakukan sekitar pukul 09.20 WIB ini, Jokowi telah melantik Idrus Marham menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa, Agum Gumelar menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Marsdya Yuyu Sutisna dilantik menjadi KSAU, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko dilantik sebagai Kepala Staf Presiden menggantikan Teten Masduki.

 Baca juga: Reshuffle Kabinet Tak Sentuh Menteri Ekonomi, IHSG Tetap Melaju di Jalur Merah

Adanya perombakan kabinet tersebut ditanggapi oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Bambang yang menjadi salah satu bagian dari menteri ekonomi, melihat reshuffle tersebut tidak mempengaruhi kedudukan para menteri ekonomi.

"Reshuffle baik-baik saja," singkat Bambang usai mengikuti acara Investment and Economic Outlook 2018 di Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

 Baca juga: Reshuffle Kabinet Tak Sentuh Menteri Ekonomi, IHSG Tetap Melaju di Jalur Merah

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sempat diisukan akan di-reshuffle. Namun, detik-detik pengumuman isu tersebut memudar.

Banyak ekonom menilai, kinerja Airlangga cukup bagus untuk mendorong roda ekonomi. Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menilai, untuk mencapai target ekonomi sebesar 5,4% dibutuhkan orang yang bisa konsentrasi dan bisa mensinergikan kebijakan agar ekonomi yang sudah berjalan.

“Di tengah perlemahan ekonomi, yang menjadi tumpuan ya perindustrian ya," tutup Enny.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini