nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Melemah Diserang Aksi Ambil Untung

ant, Jurnalis · Jum'at 19 Januari 2018 07:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 19 278 1847233 wall-street-melemah-diserang-aksi-ambil-untung-QqSbF5fQEu.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

NEW YORK - Wall Street berakhir melemah pada Kamis (Jumat pagi WIB). Bursa saham AS melemah karena para investor mengunci kenaikan tajam yang dicapai pada sesi sebelumnya.

Dow Jones Industrial Average kehilangan 97,84 poin atau 0,37% menjadi ditutup di 26.017,81 poin. Indeks S&P 500 berakhir menurun 4,53 poin atau 0,16% menjadi 2.798,03 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 2,23 poin atau 0,03% menjadi ditutup di 7.296,05 poin.

Para investor juga terus memantau laporan laba terbaru perusahaan-perusahaan.

Baca Juga: Wall Street Menguat, Indeks Dow Jones Sentuh Level 26.000

Morgan Stanley membukukan laba dan pendapatan kuartal keempat yang mengalahkan ekspektasi para analis. Tidak termasuk biaya yang terkait dengan tagihan pajak, perusahaan tersebut melaporkan laba per saham dilusian USD0,84 lebih tinggi dari ekspektasi pasar USD0,77.

Musim pelaporan laba sejauh ini diawali dengan kuat. Menurut perusahaan riset keuangan FactSet, dari perusahaan-perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan hasil keuangannya 69% telah melampaui perkiraan laba per saham sementara 85% telah mengalahkan ekspektasi di lini teratas.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Berkat Saham Microsoft hingga IBM

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 13 Januari, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 220.000, turun 41.000 dari tingkat sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 261.000, kata departemen tenaga kerja.

Angka ini adalah tingkat terendah untuk klaim awal sejak 24 Februari 1973, ketika mencapai 218.000, kata departemen tersebut.

Baca Juga: Wall Street Melemah, 3 Indeks Kompak Turun

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 244.500, turun 6.250 dari rata-rata minggu lalu yang tidak direvisi sebesar 250.750.

Pada 17 Januari 2018, indeks-indeks utama mencatat rekor penutupan ditopang laporan-laporan laba perusahaan yang kuat. Dow ditutup di atas 26.000 poin untuk pertama kalinya, sementara S&P 500 berakhir di atas 2.800 poin untuk pertama kalinya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini