nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OJK Fokus Salurkan Kredit Usaha Rakyat untuk Pelaku UMKM di 2018

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 19 Januari 2018 09:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 19 320 1847261 ojk-fokus-salurkan-kredit-usaha-rakyat-untuk-pelaku-umkm-di-2018-daBXceJMFI.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit oleh perbankan bisa berada di angka 12%. Angka tersebut naik dari tahun sebelumnya yang hanya berada di angka 8,3%.  

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan mendorong perbankan untuk lebih mengarah kepada para pelaku usaha kecil (UMKM) yang ada di daerah-daerah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal tersebut sekaligus menjawab sentilan Presiden Joko Widodo yang menyebut perbankan yang terlalu pilih-pilih dalam menyalurkan kreditnya.

"Kita enggak puas dengan 8% jadi kita harus lebih tinggi lagi ke depan. KUR ini harus kita dorong untuk UMKM," ujarnya saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (18/1/2018) malam.

Baca Juga: OJK Optimalkan Industri Keuangan Non-Bank hingga KUR Klaster

Nantinya, kredit usaha rakyat untuk melakukan UMKM ini memiliki bunga yang sangat kecil. Sehingga masyarakat yang ingin memulai usaha tidak perluasan takut lagi untuk datang ke bank guna meminjam modal.

"Ini kan kasihan inilah yang kita masukan dengan tadi dengan suku bunga yang sangat murah dan dia supaya bisa mempunyai ruangan untuk menyekolahkan anak untuk hidup lebih layak sehingga punya gizi yang bagus anaknya sehat bisa pintar bisa sukses ke depan," ucapnya.

Karena menurutnya, selama ini banyak pengusaha mikro yang takut untuk meminjam uang di bank. Hal tersebut dikarenakan tingginya bunga yang diberikan perbankan.

Baca Juga: Target Penyaluran KUR Rp120 Triliun dengan Bunga 7% di 2018

"Masyarakat kecil di pedesaan boro-boro dapat kredit. Masuk bank aja takut. Jual bakso jual kelontong jual nasi goreng itu jual buah di pasaran dua tanya sudah berapa tahun sudah 20 tahun. Ibumu jual apa sama jual buah anakmu enggak sekolah kenapa enggak punya duit," jelasnya.

Nantinya lanjut Wimboh, pihaknya akan lebih aktif lagi untuk menjangkau dalam penyaluran kredit kepada pengusaha mikro khususnya di pedesaan.

Baca Juga: BNI Targetkan Penyaluran KUR Capai Rp13,5 Triliun di 2018

Salah satunya dengan menggandeng pemerintah daerah serta pengusaha perbankan agar bisa menjamah masyarakat di pedesaan.

"Kita kemarin hampir enggak ngapa-ngapain. Kita duduk diam, KUR ada, kita terjun masuk bekerja sama dengan pemda pengusaha perbankan. Ini jadi program nasional, dan rencananya dimonitor bersama sama sehingga tiap tiga bulan dikumpulkan kita akan update kepada Masyarakat bahasanya program ini dijalan," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini