Image

Presiden Jokowi Akan Resmikan Tol Trans Sumatera Besok

ant, Jurnalis · Sabtu 20 Januari 2018 10:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 20 320 1847794 presiden-jokowi-akan-resmikan-tol-trans-sumatera-besok-AsHSLwnAOJ.jpg Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Dok. Facebook Jokowi)

LAMPUNG- Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan jalan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar seksi I dari Pelabuhan Bakauheni ke Simpang Susun Bakauheni dan seksi 5 dari Lematang ke Kota Baru Lampung pada Minggu (21/1/2018).

Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) I Gusti Ngurah Putra mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pembangunan ruas Tol Trans Sumatera Seksi 1 yang panjangnya 8,90 kilometer dan Seksi 5 sepanjang 5,64 kilometer.

Ia menyebutkan seksi 1 merupakan bagian pengerjaan paket 1 Bakauheni-Sidomulyo, sedang seksi 5 merupakan bagian paket 2 Sidomulyo-Kota Baru.

Baca Juga: Tol Solo-Kertosono Bisa Dilalui saat Mudik Lebaran 2018

Pengerjaan jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dilakukan melalui sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni antara Hutama Karya dengan 4 BUMN konstruksi lainnya, yaitu PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,938 kilometer terbagi dalam empat paket. PT PP (Persero) Tbk mengerjakan paket 1 dari Bakauheni ke Sidomulyo sepanjang 39,40 kilometer, PT Waskita Karya (Persero) Tbk membangun paket 2 dari Sidomulyo ke Kotabaru sepanjang 40,6 kilometer, PT Adhi Karya (Persero) Tbk menggarap Paket 3 dari Kotabaru ke Metro sepanjang 29 kilometer dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk mengerjakan paket 4 dari Metro ke Terbanggi Besar sepanjang 31,93 kilometer.

Dalam mengerjakan keseluruhan paket pembangunan ruas jalan tol tersebut, dia yakin pihaknya akan menyelesaikannya sesuai target.

Menurut dia, pengadaan tanah sudah 95,02%, dan pengerjaan konstruksinya telah mencapai 65,65%.

"Melalui sinergi BUMN yang sudah terjalin sejak awal, kami optimistis bisa menyelesaikan semuanya tepat waktu," katanya dalam siaran pers dikutip, Sabtu (20/1/2018).

Baca Juga: Pembangunan Terowongan Jalan Tol Jakarta Tunggu Legalitas

Biaya pembangunan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar mencapai Rp16,8 triliun, dan porsi modal atau ekuitasnya sudah tercapai 52%, yakni melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2015/2016 sebesar Rp2,2 triliun, serta melalui penerbitan obligasi Hutama Karya secara bertahap sebesar Rp6,5 triliun.

Sementara sisanya sebesar 48% dipenuhi melalui skema pinjaman investasi dari 7 bank dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Ia menyebutkan pada 27 Desember 2017, Hutama Karya menerima pinjaman dari tujuh sindikasi perbankan yakni Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BCA, Bank CIMB Niaga, Bank Maybank Indonesia, Bank ICBC Indonesia, dan Bank Permata sebesar sekitar Rp8 triliun.

"Dan PT Sarana Multi Infrastruktur akan menyediakan stand-by loan untuk membantu perusahaan dalam melaksanakan kewajibannya apabila terjadi defisit cash flow selama masa operasi tol," katas Putra.

Baca Juga: 3 Menteri Tinjau Jalur Ganda Medan-Kualanamu

PT Hutama Karya (Persero) adalah BUMN yang bergerak di jasa konstruksi didirikan pada 1960, dan dikenal sebagai pencipta teknologi Sosrobahu.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 100/2014, HK resmi mendapatkan tugas untuk membangun Jalan Tol Trans Sumatera sebanyak empat ruas. Perpres tersebut kemudian direvisi ke dalam Peraturan Presiden Nomor 117/2015 dengan mandat baru bagi HK, yaitu mengembangkan keseluruhan 24 ruas dengan delapan ruas prioritas yang ditargetkan selesai pada tahun 2019.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini