nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tingkatkan Kelancaran Arus Barang, Bea Cukai Kumpulkan 200 Importir

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 27 Januari 2018 20:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 27 20 1851168 tingkatkan-kelancaran-arus-barang-bea-cukai-kumpulkan-200-importir-xXSd4BOSNe.jpg Foto: Bea Cukai Undang 200 Importir (Dok. Ditjen Bea Cukai)

JAKARTA - Untuk meningkatkan kelancaran arus barang dan menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi (Jokowi) dalam rangka mendorong kemudahan berusaha di Indonesia, Direktorat Jenderal Bea Cukai mengundang 200 perusahaan berstatus Importir Produsen dalam acara sharing session dengan agenda asistensi aktivitas impor Importir Produsen, pada Jumat 26 Januari 2018.

Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta menyatakan bahwa salah satu penyebab ketidaklancaran arus barang, salah satunya adalah banyaknya perusahaan yang terkena pemeriksaan fisik.

 Baca juga: Ditjen Bea Cukai Cegah Upaya Penyelundupan 40 Kilogram Sabu di Aceh

Saat ini, lanjut Wijayanta, banyak perusahaan yang aktif namun tidak meng-update profil perusahaannya, sehingga nilai atau scoring-nya menjadi rendah, yang pada akhirnya harus dilakukan pemeriksaan fisik barang pada saat impor.

"Ini yang menyebabkan antrean di pelabuhan menjadi panjang," kata Wijayanta dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (27/1/2018).

 Baca juga: Sri Mulyani Pastikan Penerimaan Bea Cukai Lampaui Target

Kepala Seksi Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Deni Prasetyanto mengungkapkan bahwa melalui sharing session ini, pihaknya berusaha menginformasikan kepada para importir produsen akan pentingnya updating profil perusahaan.

“Mengapa? Sebab, pada saat Bea Cukai melakukan pemutakhiran data di bulan November dan Desember 2017, kami menemukan anomali. Beberapa perusahaan besar yang performanya bagus, data transaksionalnya tidak bermasalah, namun penilaiannya jelek. Ternyata perusahaan tersebut pada data fundamentalnya belum memutakhirkan data seperti alamat perusahaan karena pindah alamat, atau belum memutakhirkan data aktiva,” katanya.

 Baca juga: Penindakan Bea Cukai Terus Meningkat, Tahun Ini Tembus 246,05%

Acara sharing session ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud komitmen Bea Cukai untuk mendorong peningkatan kelancaran arus barang dalam rangka kemudahan berusaha di Indonesia.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini