Share

Bank Bukopin Fokus Salurkan Kredit ke Segmen Ritel

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 30 Januari 2018 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 30 320 1852059 bank-bukopin-fokus-salurkan-kredit-ke-segmen-ritel-XBaWbAY61j.jpg Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)

JAKARTAPT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin) tahun ini akan fokus pada penyaluran kredit segmen ritel. Perseroan berharap penyaluran kredit pada segmen ini bisa mencapai angka Rp1 triliun- Rp1,5 triliun.

Direktur Bank Bukopin Eko Gindo Rachmansyah mengatakan, untuk mencapai target tersebut, perseroan menjalin kerja sama dengan Bukopin Finance untuk pembiayaan kendaraan bermotor roda empat. Kerjasama dengan multifinance ini juga merupakan integrasi teknologi dengan menggunakan beberapa channel pembayaran, yaitu virtual account, ATM, SMS Banking, dan Mobile Banking.

Baca Juga: Bank Bukopin Angkat Direktur Keuangan Jabat Dirut

“Selain kemudahan dalam pembayaran, kerja sama ini di dukung dengan aplikasi Manajemen Pengelolaan Joint Financing dan Channeling untuk kemudahan monitoring portofolio kredit. Dengan kerja sama ini kami mendukung multifinance. Ini strategi kami untuk tingkatkan kredit ritel di Bukopin,” kata Eko saat penandatanganan Perjanjian Kerja sama (PKS) antara Bukopin dengan Bukopin Finance di Jakarta. Selain kredit pemilikan mobil penumpang, kerja sama ini meliputi kredit kendaraan usaha.

MenurutEko, kredit ini bisa diajukan oleh usaha perorangan atau badan usaha yang non badan hukum maupun badan hukum, dengan jangka waktu kredit sampai lima tahun dan plafon pinjaman hingga Rp10 mi liar. “Kendaraan yang dapat dipilih pun bervariasi mulai dari private car hingga commercial car,” katanya.

Baca Juga: Bukopin Terbitkan Obligasi Subordinasi Rp1,8 Triliun dalam 2 Tahap

Ke depan, kata dia, seluruh Kredit Pemilikan Mobil (KPM) di Bank Bukopin akan disalurkan melalui Bukopin Finance. KPM akan menjadi salah satu ujung tombak penyaluran kredit tahun 2018 karena target kredit tahun ini dapat tumbuh 5-10%.

Sementara itu, untuk kemudahan dalam pelaksanaan kerjasama ini, Bukopin Finance juga memiliki aplikasi untuk mobile survei dan mobile collection . “Sehingga proses penyaluran kredit bisa dilakukan dengan cepat dan tersistem,” kata Direktur Utama Bukopin Finance Tri Djoko Roesiono.

Selain penandatanganan antara Bank Bukopin dengan Bukopin Finance, juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Bank Syariah Bukopin dengan Bukopin Finance. “Sebagai anak perusahaan dari Bank Bukopin, maka aksi korporasi ini sejalan dengan aktivitas induk perusahaan dalam menggarap potensi kredit pemilikan mobil,” kata dia.

Baca Juga: Direktur Utama Bukopin Mengundurkan Diri

Di sisi lain, perseroan juga berencana memperkuat sisi likuiditas dengan menerbitkan obligasi pada tahun ini. Eko menuturkan, Bank Bukopin berencana menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun pada semester II-2018. “Saat ini sedang proses internal pembicaraan dengan perusahaan under writing ,” ujar Eko. Ke depan, perseroan juga siap memperkuat bisnis di sektor perdagangan untuk mendorong volume transaksional. Menurut dia, fokus pada bisnis trade finance ditujukan untuk meningkatkan fee based income.

Upaya tersebut juga diharapkan bisa mendongkrak per tumbuhan kredit sehingga mampu menopang kinerja perusahaan. “Laba tahun ini kami targetkan bisa tumbuh 10-15%,” ungkapnya.

(Kunthi Fahmar Sandy)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini