nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertamina Pasok LNG ke Bangladesh dan Pakistan

ant, Jurnalis · Kamis 01 Februari 2018 16:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 01 320 1853307 pertamina-pasok-lng-ke-bangladesh-dan-pakistan-xxZ4Vz8BXe.jpg Ilustrasi (Foto: ant)

JAKARTA - PT Pertamina mencapai kesepakatan untuk memasok gas alam cair atau Liquified Natural Gas (LNG) ke Bangladesh dan Pakistan yang akan dilakukan Pertamina di kedua negara tersebut.

Vice President Corporate Pertamina, Adiatma Sardjito melalui keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Kamis, menyatakan Pertamina akan memasok LNG yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pasokan LNG antara Pertamina dan Petrobangla di Bangladesh pada 28 Januari 2018.

Dalam kesepakatan yang dituangkan melalui LOI binding tersebut, Pertamina akan memasok LNG sebesar 1 mtpa (million tons per annum/ juta ton per tahun), selama 10 tahun.

Penandatanganan LOI binding dilakukan oleh VP LNG Pertamina, Wiko Migantoro dan Sekretaris Petrobangla, Syed Ashfaquzzaman, yang disaksikan Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Republik Bangladesh Sheikh Hasina di Bangladesh.

"Kesepakatan komersial tersebut, dilakukan sebagai tindak lanjut semangat kerja sama di bidang energi antara kedua negara, dimana mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Nantinya Pertamina akan memasok LNG di Bangladesh, dengan volume 1 juta ton per tahun selama 10 tahun dengan nilai total USD4 miliar dan akan mulai disuplai pada kuartal ke-empat tahun 2018," jelas Adiatma.

Sementara itu, kerja sama pasokan LNG ke Pakistan ditandai dengan penandatanganan IGA (Inter Governmental Agreement) di bidang Energi pada 27 Januari 2018. Dimana Pertamina dan Pakistan LNG Ltd, akan menindaklanjuti dengan pembahasan perjanjian jual beli LNG (Sales and Purchase Agreement/SPA LNG) yang diproyeksikan sebesar 1,5 mtpa selama 10 tahun dengan opsi perpanjangan 5 tahun. Bila transaksi ini terwujud, akan bernilai sekitar USD6,4 miliar.

Kerja sama di bidang energi antara Indonesia dengan Bangladesh dan Pakistan yang diinisiasi pemerintah sejak September 2017, mulai ditindaklanjuti pada tahun ini, bersamaan dengan lawatan Presiden RI Joko Widodo ke kedua negara tersebut Januari lalu. Pertamina mengambil peran melalui berbagai kesepakatan jual beli LNG dan kerja sama lainnya dengan beberapa perusahaan energi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini