nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Pengalaman Inspiratif Wanita Jepang yang Bikin Hemat Pengeluaran

Agregasi Sabtu 03 Februari 2018 05:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 01 320 1853449 7-pengalaman-inspiratif-wanita-jepang-yang-bikin-hemat-pengeluaran-UW45aBd1JV.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Bagi yang mengenal ataupun memahami budaya Jepang, tentunya Anda mengetahui jika taraf hidup di sana terbilang cukup tinggi. Entah itu makanan, kendaraan, biaya kesehatan, parkir, ataupun kebutuhan lainnya. Tak hanya dirasakan wisatawan, hal ini juga dirasakan warga Jepang.

Karena itu, berbagai cara dilakukan masyarakat Jepang untuk dapat berhemat dan bertahan hidup. Prinsip berhemat inilah yang dipegang teguh wanita Jepang yang sudah berumah tangga. Mereka memang terkenal cukup serius saat mengelola keuangan keluarga. Apalagi bagi mereka yang tidak memiliki pemasukan bulanan yang cukup besar.

Mungkin pengalaman berhemat ala ibu rumah tangga Jepang ini bisa Anda praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja itu?

1. Begitu Gajian, Langsung Tarik Tunai

Trik pertama yang bisa Anda coba adalah dengan menarik tunai semua pendapatan yang masuk ke dalam rekening. Terkadang mengelola uang di rekening lebih sulit dikarenakan Anda tidak dapat mengontrol ataupun melacak pengeluarannya secara debit.

Ditambah lagi dengan perhitungan saldo minimal yang membuat perhitungan sering kali kurang begitu akurat. Nantinya uang yang ditarik secara tunai langsung akan dipisahkan berdasar pos-pos kebutuhan. Mulai dari kebutuhan sehari-hari, tagihan, hingga tabungan.

Dengan begitu, nantinya gaji bulanan memang langsung dapat digunakan untuk hal-hal yang sudah masuk ke dalam rancangan anggaran. Dibutuhkan komitmen dan disiplin yang kuat dalam menerapkan trik ini.

2. Belanja Menurut Daftar yang Disusun

Salah satu hal yang mungkin kurang disadari dapat membuat gaji habis adalah tidak membawa daftar belanjaan saat akan pergi ke supermarket. Ibu-ibu rumah tangga yang ada di Jepang mewajibkan diri mereka sendiri untuk membuat daftar berlanjaan sebelum pergi ke pasar atau supermarket.

Hal ini dilakukan untuk menghindari belanja hal-hal di luar dari rencana. Ketika berkeliling di supermarket tanpa adanya tujuan, Anda akan lebih mudah tergiur promo, diskon, ataupun membeli hal-hal yang kurang penting.

3. Bandingkan Harga-Harga Barang di Pasaran

Tak hanya membawa daftar belanjaan, alangkah baiknya jangan lupa untuk melakukan survei sebelum belanja bulanan. Hal inilah yang sering dilakukan ibu-ibu rumah tangga di Jepang.

Mereka membandingkan barang-barang yang ada di pasaran sehingga dapat memilih harga serta value terbaik. Meskipun sepele, hal ini bisa menghemat pengeluaran bulanan yang dapat dialokasikan ke dalam tabungan nantinya.

4. Melakukan Kebiasaan Kecil yang Dapat Menghemat Pengeluaran

Lakukan hal-hal kecil yang mungkin dapat menghemat pengeluaran bulanan. Misalnya, membawa tempat untuk minum pribadi. Hal ini sering kali dilakukan, tak hanya ibu rumah tangga, tapi juga anak-anak muda yang ada di Jepang. Cara ini efektif untuk menghindari membeli minuman di minimarket ataupun vending machine.

Selain menghemat, penggunaan botol minum pribadi akan lebih ramah terhadap lingkungan dibandingkan membeli minuman dalam botol plastik sekali pakai. Perubahan-perubahan kecil seperti ini nantinya bisa memberikan perubahan yang cukup besar, termasuk dalam pengeluaran bulanan.

5. Jangan Menyepelekan Uang Koin

Banyak orang yang menganggap sepele uang koin sehingga sering kali uang koin terbuang ataupun buru-buru dibelanjakan agar tidak membuat dompet terasa berat. Padahal, uang koin bisa menjadi harta karun tersendiri jika Anda dapat menyimpannya dengan baik.

Hal ini serin gkali dilakukan ibu-ibu rumah tangga di Jepang dengan memasukkan uang koin dari sisa belanja ke dalam sebuah wadah atau celengan yang disediakan di rumah. Meskipun terlihat sepele, jika mengumpulkannya dengan sabar, mungkin Anda akan terkejut dengan hasil yang bisa didapatkan dari mengumpulkan uang koin.

6. Mengelola Barang-Barang yang Sudah Tidak Digunakan

Untuk memulai gaya hidup yang hemat, biasanya ibu rumah tangga di Jepang mulai mengurangi barang-barang yang dimilikinya. Tentu saja dengan cara yang memberikan keuntungan, seperti menjualnya. Barang-barang bekas ataupun yang sudah tidak terpakai lagi dapat dikelola dan dijual kembali.

Rasa kehilangan tentu ada. Namun, hal ini juga dapat berguna untuk memenuhi pundi-pundi Rupiah. Apalagi jika koleksi-koleksi barang yang Anda miliki memiliki nilai yang mahal dijual kembali.

7. Merencanakan Tabungan

Tabungan adalah hal yang sangat penting, bahkan memiliki manfaat baik untuk kehidupan finansial nantinya. Tabungan ini dapat digunakan untuk pengeluaran-pengeluaran di masa depan, seperti pendidikan anak, renovasi rumah, liburan, dan lainnya.

Ibu-ibu rumah tangga di Jepang sering kali memecah target untuk menabung dalam skala yang kecil yang harus dipenuhi setiap minggunya. Dengan cara tersebut, menabung tentunya tidak akan terasa berat dan dapat digunakan untuk target-target kebutuhan lainnya.

Mulai Ubah Kebiasaan dari Sekarang

Gaya hidup hemat bukanlah hal yang tidak mungkin dilakukan jika Anda memiliki kedisiplinan dan komitmen yang tinggi. Untuk itu, mulai ubah segala kebiasaan-kebiasaan buruk Anda yang mungkin menghabiskan pemasukan. Ganti dengan kebiasaan-kebiasaan baik yang dapat menguntungkan keuangan ke depannya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini