Image

BUSINESS HITS: Strategi Hidupkan Industri Kopi Sumatra Barat

Keduari Rahmatana Kholiqa, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 05:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 13 320 1859065 business-hits-strategi-hidupkan-industri-kopi-sumatra-barat-2d7qRQ9ree.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Industri kopi di Sumatra Barat (Sumbar) terus membangun dari hulu hingga hilir. Merek kopi dari Solok, Sumbar, juga sempat muncul di adegan film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2). Hal itu menjadi bukti adanya sentuhan dan sinergi di kalangan anak muda dalam mengharumkan merek kopi lokal.

Pengurus Koperasi Solok Radjo Teuku Firmansyah saat dijumpai di Rumah Kreatif BUMN milik BNI di Padang, mengatakan Wawasan pengolahan kopi masyarakat rendah. Ditambah harga kopi yang masih rendah hingga tahun 2000 ke atas. Ini membuat masyarakat dulu banyak menebang tanaman kopinya.

Jenis yang ditanam petani, yaitu arabika dan robusta. Saat ini permintaan kopi, baik arabika maupun robusta, sudah naik. Begitu juga dengan harganya mulai merangkak naik. Teuku menambahkan, produksi optimal biji kopi arabika dari daerah Solok bisa mencapai 15 ton per tahun.

Baca selengkapnya: Cara Generasi Muda Harumkan Kopi Sumatera Barat

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini