nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Direktur Gas Dicabut, Berikut Kelanjutan Nasib Pertamina

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 19:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 13 320 1859129 direktur-gas-dicabut-berikut-kelanjutan-nasib-pertamina-TSfgKuRASM.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membutuhkan waktu penyesuaian diri atas diputuskannya pencabutan posisi Direktorat Gas dan Direktorat Pemasaran menjadi Direktorat Pemasaran Retail, dan penambahan Direktorat Pemasaran Korporat serta Direktorat Logistik, Supply Chain, Infrastruktur.

 Baca juga: Elpiji 3 Kg Langka, Alasan Menteri Rini Cabut Posisi Direktur Gas Pertamina

Hal tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor 39/MBU/02/2018 soal pemberhentian, perubahan nomenkelatur, pengalihan tugas anggota direksi PT Pertamina (Persero).

Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng menilai, keputusan pemegang saham dalam hal ini Menteri BUMN berdasarkan kajian yang cukup komprehensif. Hal ini melahirkan suatu perubahan struktur organisasi yang oleh direksi dan komisaris yang mengikuti perkembangan zaman.

 Baca juga: Jabatan Posisi Direktur Gas Hilang, Yenni Andayani Berhenti Menjabat di Pertamina

"Yang paling penting, sebenarnya sekarang sudah di tempatnya direksi dan komisaris untuk dilakukan penjabaran untuk bisa diimplementasikan. Tapi satu hal barang kali penting adalah perubahan ini betul-betul ikuti perkembangan zaman," tuturnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Menurutnya, selama ini Pertamina melakukan pendekatannya dengan produk orieted marketing. Oleh karena itu, nantinya harus berubah menjadi costumer oriented.

 Baca juga: Direksi Pertamina Dirombak, Elia Massa Khawatirkan Investasi Luar Negeri

"Jadi fokus pada pasar corporate dan cosumer ritel. Ini bukan sesuatu yang baru, di Telkom sudah 10 tahun lalu. Jadi ini disesuaikan kondisi terkini dan kajian komoprehensif dan pemegang saham ambil keputusan perubahan direksi," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Gigih Prakoso mengatakan, Pertamina ke depan akan fokus pada pemasaran yang orientasi pada konsumen, sehingga perlu lebih memberikan penekanan kepada fungsi yang mendukung marketing supaya lebih bagus.

Ada tiga hal yang penting harus perseroan lakukan. Pertama, lanjutnya, bagaimana menjabarkan sisi bisnis proses, karena harus melakukan penyesuaian. Kedua, human capital, karena realokasi dari dan sistem juga perlu dilakukan penyesuaian dengan direktorat baru.

"Ketiga, semua bisnis proses bisa dijalankan sesuai dengan pemegang saham," ujarnya.

Berikut keputusan rapat pemegang saham dengan Pertamina:

1. Menghentikan Yenni Andayani sebagai Direktur Gas.

2. Direktur Gas tidak ada.

3. Direktur Pemasaran menjadi Direktur Pemasaran Retail.

4. Penambahan Direktur Pemasaran Retail.

5. Penambahan Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur.

6. Muchamad Iskandar menjadi Direktur Pemasaran Korporat dan merangkap sebagai Plt Direktur Pemasaran Retail sampai diangkat menjadi definitif.

7. Nicke Widyawati menjadi Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur serta merangkap Direktur SDM sampai diangkat pejabat definitif.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini