Image

Kemenperin Usul PPnBM Mobil Sedan Sama dengan SUV

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 20:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 13 320 1859152 kemenperin-usul-ppnbm-mobil-sedan-sama-dengan-suv-trVbbJa3Ac.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah mengusulkan revisi struktur pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kepada Kementerian Keuangan. Salah satu yang akan diusulkan adalah pajak pada kendaraan mobil sedan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan saat ini pengajuan atasan revisi PPnBM atas kendaraan bermobil sedan sedang dalam tahap pembahasan di Kementerian Keuangan. Ditargetkan revisi pada PPnBM tersebut bisa keluar pada akhir bulan ini.

"PPnBM itu diharmonisasi dengan SUV masih dibahas itu di Kemenkeu. Penyelesaiannya sebelum akhir bulan ini," ujarnya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Sekertaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar mengatakan tujuan usulan tersebut adalah agar PPnBM atas sedan bisa sama dengan mobil SUV dan MPV. Karena menurutnya selama ini pajak PPnBM atas mobil relatif lebih tinggi.

"Selama ini kan PPnBM yang sedang ini kan lebih mahal dari pada SUV karena mobil penumpang seperti kijang walaupun sudah mahal jadi barang mewah. Nah dilihat dari nilainya diusulkannya sama jadi dua bukan mobil mewah sama saja," jelasnya.

Lebih lanjut Hari mengatakan dengan pajak PPnBM sedan yang sama dengan mobil lainya diharapkan bisa menggenjot produksi sedan dalam negeri. Karena dengan dipotonta PPnBM maka produsen sedan baik dalam maupun luar negeri akan menggenjot produksinya di Indonesia karena penjualan yang terus meningkat.

"Tujuannya domestik dulu supaya dia nanti perusahaan kan kalau ada pasar baru dia berinvestasi dan ada lini produksi sendiri. Artinya kalau ada pasarnya jadi memungkinkan menjual lebih banyak dia akan bangun lini produksinya nah sebagaian dari lini produksi membuat sedan itu bisa untuk ekspor," jelasnya.

Sebagai informasi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto hari ini mendatangi kantor Kementerian Luar Negeri untuk membahas mengenai perkembangan dan arah industri kedepannya. Turut hadir juga Menteri Perdagangan Enggartisto Lukita dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini