Image

Restrukturisasi Pertamina Awal Pembentukan Holding BUMN Migas

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 20:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 13 320 1859156 restrukturisasi-pertamina-awal-pembentukan-holding-bumn-migas-a9EkWFsu8E.jpg Ilustrasi (Foto: ant)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Surat Keputusan (SK) perubahan organisasi PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk mencabut posisi Direktorat Gas dan memecah Direktorat Pemasaran menjadi baru Direktorat Pemasaran Corporate, Direktorat Pemasaran Ritel dan Direktur Logistik, Suplai Chain dan Infrastruktur.

 Baca juga: Direktur Gas Dicabut, Berikut Kelanjutan Nasib Pertamina

Restrukturisasi ini merupakan tahap pertama menuju realisasi pembentukan Holding BUMN Migas antara PT Pertamina (Persero) dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan, meniadakan Direktorat Gas tentu ada kaitannya dengan Holding BUMN Migas. Di mana posisi tersebut nantinya akan masuk dalam sub holding yang tengah disusun oleh Komisaris dan Direksi Pertamina.

 Baca juga: Jabatan Posisi Direktur Gas Hilang, Yenni Andayani Berhenti Menjabat di Pertamina

"Kaitan dengan holding ini semua terkait, karena kita akan melihat sebagaimana, Pertamina ke depan bertujuan kemana. (Sub holding) gas, hulu, hilir, itu Pertamina ke sana. Ini step by step kita," tuturnya, di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dia melanjutkan, ke depan posisi Direktorat Gas Pertamina akan digantikan dengan posisi PGN. Hanya saja, saat ini Komisaris dan Direksi perseroan memproses lebih dahulu direksi barunya.

 Baca juga: Direksi Pertamina Dirombak, Elia Massa Khawatirkan Investasi Luar Negeri

"Makanya gas hilang, nanti akan ditangani sub holding gas satu. Yang penting perubahan paradigma ini, meningkatkan, memperbaiki pelayanan Pertamina kepada konsumen, kepada pengguna dan costumer. Jadi perubahan kenapa yang ini jadi fokus restruktuisasi tahap I Pertamina," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini