Image

IHSG Balik Arah, Saham Tambang dan Perbankan Layak Dikoleksi

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 08:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 14 278 1859305 ihsg-balik-arah-saham-tambang-dan-perbankan-layak-dikoleksi-cSCLk5BITd.jpg Ilustrasi IHSG. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak melanjutkan penguatannya. IHSG akan bergerak pada rentang 6.540 hingga 6.640.

Analis Ekuator Swarna Sekuritas David Sutyanto mengatakan, meskipun diperkirakan menguat adanya pelemahan rupiah berpotensi membatasi penguatan IHSG.

"Sektor tambang dan perbankan dapat menjadi pilihan untuk hari ini ditengah kenaikan harga komoditas dan rilis laporan keuangan yang baik," ujarnya dalam riset tertulis, Rabu (14/2/2018).

Kemarin, IHSG kembali ditutup menguat seiring dengan bursa dunia. IHSG menguat 54,724 poin (0,84%) ke 6.578,178. Posisi tertinggi IHSG kemarin berada di 6.595,896 dan terendah di 6.544,672. IHSG sudah diperdagangkan sebanyak 441.669 kali transaksi sebanyak 13,5 miliar lembar saham senilai Rp 13,5 triliun.

Saham-seham sektor pertambangan memimpin penguatan sebesar 1,71% diikuti hijaunya seluruh saham sektoral. Sebanyak 218 saham menguat, 145 saham melemah dan 112 saham stagnan.

Untuk sentimen global, lanjut David, Wall Street masih menguat. Indeks saham Amerika Serikat (AS) mencatat kenaikan dalam tiga hari perdagangan berturut-turut. Dow Jones Industrial Average akhirnya menguat 39 poin atau 0,16% ke 24.640,45 setelah sempat turun hingga 180 poin. Indeks S&P 500 menguat 0,26% ke 2.662,94. Sedangkan Nasdaq Composite kembali ke atas level 7.000 dengan kenaikan 0,45% ke 7.013,51.

Hari ini, AS akan merilis angka inflasi. David mengatakan, angka inflasi ini penting untuk menimbang kenaikan suku bunga acuan yang diramal terjadi bulan depan.

"Jika inflasi berjalan sesuai rencana maka kemungkinan besar tingkat suku bunga akan dinaikkan. Inflasi Januari 2018 di AS diperkirakan 0,3% (mom) naik dari Desember 2017 0,1%," tandas dia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini