Image

Dashboard Pemantau Taksi Online Diserahkan ke Kemenhub Hari Ini

ant, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 11:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 14 320 1859340 dashboard-pemantau-taksi-online-diserahkan-ke-kemenhub-hari-ini-WBHhThwTJO.jpg Ilustrasi Taksi Online. (Foto: Koreanbizwire)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan akses dan otorisasi "dashboard" pemantau taksi daring yang telah selesai pembuatannya akan diserahkan kepada Kementerian Perhubungan dan dinas-dinas perhubungan provinsi pada Rabu (14/2/2018).

"Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menyampaikan, sebelumnya pada 2 Februari 2018 kami sudah mendemokan 'dashboard' kepada Kementerian Perhubungan," ujar Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo Noor Iza dalam pesan singkat di Jakarta.

Dari pertemuan tersebut, disepakati pertemuan selanjutnya pada Senin (12/2/2018) dengan melibatkan beberapa dinas untuk penyesuaian dan perubahan "dashboard".

Baca juga: Menhub Larang Taksi Online Rekrut Sopir Baru

Noor Iza menuturkan Kemkominfo mendemokan "dashboard" lagi di Kementerian Perhubungan pada Senin (12/2) yang dihadiri Dirjen Aplikasi Informatika, Dirjen Perhubungan Darat dan beberapa dinas perhubungan provinsi dan tiga penyedia platform.

"Hasil pertemuan berupa penyesuaian dan perubahan, kemudian disepakati disiapkan dua hari saja. Oleh karena itu, Rabu besok akses dan otorisasi diberikan ke Kementerian perhubungan dan juga dinas-dinas perhubungan provinsi," ucap Noor Iza.

Akses "dashboard" menuju domain Kemkominfo, selanjutnya setelah masuk akan dipaparkan masing-masing platform taksi daring, seperti Uber, Go-Car dan Grab.

Setelah memiliki akses, dinas-dinas perhubungan akan bisa melihat "dashboard" sesuai wilayahnya masing masing.

"Terkait Pengaturan, Dirjen Aptika juga menyampaikan bahwa Kementerian Kominfo menerapkan pengaturan dengan 'light touch regulation' untuk mengakomodasi konsep-konsep bisnis baru dalam ekonomi digital," ujar Noor Iza.

Baca juga: Driver Taksi Online Diberi Waktu Urus Dokumen Sesuai Permenhub

Pemantau taksi daring sesuai dengan Undang-Undang Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang seharusnya sudah terlaksana per 1 Februari 2018.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan setelah rapat dengan Menkominfo Rudiantara banyak ditemukan permasalahan di lapangan, salah satunya ketidaksesuaian identitas yang didaftatkan di perusahaa dengan diaplikasi, sehingga menyulitkan dalam pendataan untuk dashboard pemantauan.

Untuk itu, Budi meminta perusahaan aplikasi melakukan moratorium tidak lagi menerima pendaftaran calon pengemudi, termasuk dengan cara perorangan. Selain itu, lanjut dia, ditemukan pula di lapangan satu pengemudi terdaftar di tiga perusahaan aplikasi, yaitu Gocar, Uber dan Grab Car.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan agar Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk membuat suatu aturan tentang angkutan sewa khusus yang bertujuan untuk melindungi pengemudi angkutan sewa khusus.

Hal itu dinyatakan Menhub usai mengadakan pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dengan pembahasan angkutan sewa khusus di Jakarta.

Dia mengatakan, ada dua skema yang mungkin dijadikan payung hukum ini. Pertama berupa aturan bersifat umum yang menaungi seluruh aplikasi bukan hanya aplikasi transportasi daring, sedangkan kedua adalah aturan yang khusus menjadi payung hukum aplikasi angkutan sewa khusus.

Menhub menegaskan bahwa Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek tetap berjalan pada 1 Februari 2018.

Terkait penegakan hukum, dia mengatakan akan diberlakukan tindakan simpatik selama kurang lebib dua bulan, baru setelahnya apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh taksi daring, maka sanksi sesuai dengan PM 108/2017.

Dia menilai peraturan menteri tersebut sudah mengakomodasi kesetaraan antara taksi resmi dan taksi daring.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini